Sahrul (20) warga Jalan Baut, Gang Siku, Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, satu dari kawanan pemuda itu hanyut terseret arus saar berenangdi Sungai Bedera pada Rabu (9/9) sekitar pukul 11.00 WIB akhirnya ditemukan. Namun sayang, saat ditemukan pada Kamis (10/9) sekitar pukul 10.36 WIB pria tersebut sudah tak bernyawa.
Kepala Kantor SAR Medan, Toto Mulyono melalui Humas SAR Medan, Sariman Sitorus menyampaikan, sejak laporan diterima adanya orang hanyut di Sungai Bedera, tim SAR gabungan yang terdiri dari Rescuer kantor SAR Medan dan Potensi SAR dari JSI langsung melakukan pencarian hingga malam tadi sekitar pukul 21.00 WIB.
Pagi tadi tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian dengan dibantu juga dari personil Dit Samapta Poldasu. Dimulai dari Lokasi awal korban hanyut, tim SAR gabungan menyisir sepanjang aliran sungai menuju hilir menggunakan perahu Rafting, kayak dan LCR.
“Benar, korban telah ditemukan pagi tadi sekitar pukul 10.36 Wib, saat tim SAR gabungan berusaha memulai pencarian dari lokasi awal korban dinyatakan hanyut namun warga sudah menemukan korban di hilir sungai yang berjarak sekitar 400 meter dari LKP kemudian langsung melaporkan kepada tim di lapangan. Selanjutnya korban langsung dievakuasi dan diserahkan kepada keluarga korban” ucap Toto Mulyono,S.E Kepala Kantor SAR Medan.
Diberitakan sebelumnya (Rabu, 09 September 2020), seketika suasana berubah menjadi duka, sekelompok pemuda yang niatnya ingin berenang di Sungai Bedera, Jalan Pasar 1 Gg Sukarela, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan pun panik.
Lihat postingan ini di Instagram
Informasi tentang hanyutnya Sahrul kata Kepala Kantor SAR Medan, Toto Mulyono setelah personil siaga Kantor Pencarin dan Pertolongan Medan menerima informasi tentang adanya kondisi membahayakan manusia yaitu seorang pemuda dilaporkan hanyut di Sungai Bedera dari Kepling setempat .
Kejadian bermula saat korban bersama teman-temannya sedang mandi-mandi di sungai sekitar pukul 11.00 WIB. Sesaat kemudian korban naik ke jembatan kecil yang berada di atas sungai dan melompat dari jembatan tersebut.
Diduga korban tidak pandai berenang sehingga setelah lompat dari jembatan korban langsung hilang dan hanyut terseret arus sungai. Teman-teman korban yang melihat berupaya untuk menolong korban, namun naas korban tidak sempat terselamatkan. Kemudian teman-teman korban melaporkan kepada warga.


Discussion about this post