Peristiwa kecelakaan lalulintas yang melibatkan dua unit sepedamotor di Jalan umum KM 02-03 jurusan Tanah Jawa – Hutabayu Raja Nagori Muara Mulia, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun merenggut nyawa. Seorang pengendara tewas di lokasi kejadian, sementara pengendara yang menjadi kontranya meninggal saat mrendapatkan pertolongan medis di rumah sakit.
Kecelakan tersebut terjadi pada Kamis (10/9) sekitar pukul 18.30 WIB melibatkan sepedamotor Suzuki Satria FU tanpa plat nomor kendaraan yang dikendarai Indra Siburian (25) warga Huta II parsabilan Nagori Jawa Tongah II Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun kontra sepedamotor Viar yang dikendarai Lindung Sianturi (38) warga Negri Bayu, Nagori Muara Mulia, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun.
Ucapan duka dan tulisan tentang kenangan para sahabat semasa hidup Indra Siburian pun membanjiri laman media sosial facebooknya. Salah satunya dari Edorhia Siregar.
“Selamat Jalan koko. Tuhan Yesus Begitu Mencintai mu dek ??
Makasih dek ko Indra Siburian udah jadi anak yang baik & sopan.
Banyak kenangan baik semasa hidupmu.
Doa kami menuntun jalanmu koko ??
Damailah bersama Bapa di Surga ?,” tulis Edorhia Siregar.
Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo melalui Kanit Laka Ipda Ramadhan Siregar menyampaikan, saat terjadinya kecelakaan cuaca gerimis pada malam hari, arus lalu lintas sepi, dua arah, daerah persawahan penduduk.
Sebelum terjadinya kecelakaan lalu lintas diduga sepeda motor Suzuki Satria Fu tanpa TNKB yang dikendarai oleh Indra Siburian datang dari arah Hutabayu Raja menuju arah Tanah Jawa dengan kecepatan tinggi dankurang hati-hati. Setibanya di TKP, mengambil jalan ke kanan arah jurusannya dan tidak memperhatikan satu unit sepedamotor Viar yang tidak menyalakan lampu penerang. Datang dari arah Tanah Jawa menuju Hutabayu Raja yang dikendarai oleh Lindung Sianturi sehingga terjadi kecelakaan.
Akibat kecelakaan tersebut, Lindung Sianturi mengalami luka parah dan meninggal dunia di TKP. Sementara Indra Siburian alami luka berat dan dibawa ke RS Balimbingan Tanah Jawa. Namun saat mendapatkan pertolongan medis di rumah sakit, Indra Siburian menyusul Lindung Sianturi meghadap sang Khalik.


Discussion about this post