Sebagai langkah pembinaan bagi Warga Binaan di Lapas Kelas II A Pematangsiantar, direncanakan akan ada vihara, rumah ibadah bagi warga binaan yang beragama Budha.
Hal ini disampaikan Kalapas Kelas II A Pematangsiantar, Porman Siregar AMd IP SH MH kepada Newscorner.id pada Sabtu (18/5) pagi di ruang kerjanya.
Sebelumnya di Lapas dengan jumlah warga binaaan sekitar 2000 an oramg ini ada fasilitas rumah ibadah mesjid dan gereja. Sementara ini untuk warga binaan yang beragama Budha beribadah di salah satu ruangan warga binaan.
Namun kata Porman pada 21 Mei ini akan dilakukan peletakan batu pertama dimulainya pembangunan Vihara di komplek Lapas Kelas II A Pematangsiantar.
Di sampaikannya juga saat ini bagi warga binaan ada “self service”.
Sejenis alat mirip atm dengan koneksi jaringan.
Dari alat itu masing-masing warga binaan dapat melihat proses hukum yang tengah dijalani, baik remisi yang akan diterima, cuti bersyarat pembebasan bersyarat dan lainnya.

Ruang bertamu bagi keluarga dan kerabat warga binaan saat ini sudah direnovasi dan ditata sedemikian rupa.
Selain Masjid untuk warga binaan, di Lapas Kelas II A Pematangsiantar disiapkan Musholla bagi pengunjung. Ada juga ruang bermain anak, ruang menyusui dan toilet khusus bagi difabel.
Sarana olah raga mulai lapangan volly, badminton, dan futsal pun disediakan bagi warga binaan.
Di Lapas juga ada bimbingn kegiatan kerja, dimana warga binaan dilatih untuk berapa keahliaan di bidang pertukangan, pertanian, tehnik dan baru baru ini ada pelatihan konstruksi dari dinas PUPR.




Discussion about this post