Upaya pencarian yang dilakukan Tim Sar Gabungan terhadap Bagas Effendi Sijabat (16) remaja yang hanyut di Sungai Ular pada Minggu (18/4) buahkan hasil. Namu saat ditemukan, remaja itu sudah tak bernyawa.
Pencarian hari ketiga kembali dilanjutkan pagi tadi, Tim SAR gabungan Yang terdiri dari Basarnas Medan, BPBD Deli Serdang, Tagana Deli Serdang, PMI Deli Serdang, Pramuka, Potensi SAR JSI, TNI, FAJI Deli Serdang dan warga memulai pencarian dari lokasi korban dinyatakan hanyut.
Menggunakan alut air perahu LCR dan Perahu Rafting, tim dibagi atas beberapa sru untuk lebih memaksimalkan pencarian. Hingga akhirnya sekitar pukul 10.17 WIB, korban berhasil ditemukan sejauh sekitar 1,5 KM dr lokasi korban hanyut
Sselanjutnya korban langsung dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.
Seperti diberitakan sebelumnya, Bagas Efendi Sijabat hanyut di Sungai Ular, Desa Simpang Tiga Pekan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Jumat (16/4) sekitar pukul 09.30 WIB. Hingga sore, Bagas tak kunjung ditemukan.
Abang korban mengatakan, pagi itu Bagas yang merupakan warga sekitar bersama teman-temannya bermain dan berenang di Sungai Ular, tepatnya di sekitar jembatan rel kereta api.
Tetiba, Bagas hanyut terbawa arus Sungai Ular dan tidak muncul ke permukaan. Teman-temannya segera melapor ke warga dan keluarga. Lalu dilakukan pencarian namun tidak diketemukan hingga akhirnya keluarga melaporkan kejadian tersebut kepada petugas siaga Basarnas Medan.
Kepala Kantor Basarnas Medan Toto Mulyono SE selaku Search Mission Coordinator (SMC) mengatakan tim melakukan pencarian menggunakan perahu LCR dengan pola pencarian circle.




Discussion about this post