
“Pelabuhan Kuala Tanjung sudah siap menjadi hub internasional. Dan diharapkan ke depan kapal pesiar yang lebih besar lagi bisa bersandar di Pelabuhan Kuala Tanjung ini, agar target wisman ke Sumut 1 juta tahun 2019 bisa tercapai,” kata Arie.
Pada kunjungan perdananya, kapal pesiar yang berangkat dari Port Klang Malaysia ini membawa sebanyak 800 kru kapal dan 500 orang wisatawan mancanegara (wisman). Didominasi dari negara Malaysia, Singapura, dan Australia, sebanyak 280 wisman turun kapal dan berwisata di Kota Medan.
Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi kesiapan BPODT dalam menyambut kembali kedatangan Cruise Super Star Libra. Menurut Menpar, kembalinya kapal pesiar tersebut merupakan cerminan dari sambutan baik pada kunjungan perdana kapal tersebut.
“Sangat bagus, sambut wisman ini dengan senyum dan pelayanan yang prima. Biarkan mereka merasakan hangatnya budaya kita. Sehingga cerita manis ini akan sampai ditelinga wisman lainnya,” kata Menpar.
Menpar pun yakin destinasi lain akan juga merasakan imbas manis dengan kedatangan kapal pesiar tersebut. Jumlah wisatawan yang bergerak melalui cruise juga besar.
Dan mereka bisa berkeliling Indonesia di banyak destinasi yang sudah siap dengan pelabuhan dan CIQP-nya.
“Ini juga momentum kita untuk memperkenalkan destinasi lain di Indonesia. Begitu juga Danau Toba akan ikut terangkat nantinya. Wisata Bahari kita akan semakin hidup, dan memang seharusnya begitu,” kata Menpar Arief Yahya. (REL/Vay)




Discussion about this post