Bocah berusia 5 tahun, Reval Sarfuddin diserang 2 ekor monyet liar saat sedang bermain di belakang rumahnya, Jumat (23/4) sekitar pukul 12.00 WIB. Akibatnya, ia terpaksa menjalani perobatan dan mendapat 42 jahitan.
Kakek korban, Lutfi mengatakan, siang itu saat korban bermain di belakang rumah, ibunya berada di dapur sedang membersihkan kerang. Sebenarnya jaraknya dengan korban cukup dekat. Namun ia tidak menyangka Revan diserang monyet.
Lutfi, warga Kerasaan I Nagori Bahbayu Timur, Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun menjelaskan memang akhir-akhir ini warga cukup resah dengan datangnya monyet ke kawasan permukiman dan menyerang warga. Sejauh ini, katanya, sudah ada dua anak menjadi korban.
Masih kata Lutfi, sebenarnya keberadaan monyet di kawas mereka, bukan hal asing. Hanya saja, baru kali ini menyerang warga. Ia memperkirakan, monyet yang menyerang warga mirip monyet Lampung. Sebab bertubuh besar dengan bulu coklat.
“Di sini memang ada monyet. Cuma dua monyet beda, mirip beruk.,” sebut Lutfi, Sabtu (24/4).
Lebih lanjut Lutfi mengatakan, ini kali ketiga monyet menyerang. Sehari sebelum Reval, warga lainnya, Aldi sudah terlebih dahulu mengalami hal serupa. Sebelumnya, juga ada anak lainnya diserang.
“Cucuku mengalami luka di punggung dan langsung kami bawa ke klinik,” katanya.
Lutfi mengaku peristiwa tersebut sudah dilaporkan ke Pangulu Nagori Bahbayu.
“Kata pangulu, Senin akan ditindaklanjuti, langkah apa yang akan diambil. Kalau kita sendiri untuk menangkap monyet, rasanya sulit. Karena mereka lari ke kebun-kebun,” terangnya.
Kepala BPBD Kabupaten Simalungun Frit Ueki Damanik menyampaikan, pihaknya akan menurunkan tim ke lokasi untuk melihat serangan monyet.
“Kita akan kirim tim ke sana ya,” ujar Frit.




Discussion about this post