Bupati Nias Selatan, Hilarius Duha menghimbau seluruh warga Nias Selatan di manapun berada untuk menolak gerakan pengerahan massa “people power” yang diarahkan untuk menggulingkan pemerintah sah, terutama pasca-Pemilu 2019.
“Saya menghimbau seluruh masyarakat Nias Selatan dimanapun berada agar menolak pengerahan massa dalam bentuk “people power” yang bertentangan dengan konstitusi dan prinsip-prinsip demokrasi,” ujar Bupati Nias Selatan Hilarius Duha usai upacara Hari Kebangkitan Nasional yang di gelar di lapangan Ororusa Teluk dalam kabupaten Nias Selatan bersama Forkopimda Nias Selatan.
Menurut Hilarius, pelaksanaan Pemilu 2019 secara umum, termasuk di Kabupaten Nias selatan, telah usai dan berjalan lancar serta damai. Untuk itu, sudah selayaknya apresiasi yang setinggi-tingginya diberikan kepada semua pihak penyelenggara yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik. Di antaranya, KPU, Bawaslu, TNI, Polri, bersama seluruh jajarannya.dan apapun yang menjadi keputusan KPU sudah tepat dan sesuai berjalan dengan hukum dan konstitusi.
“Saya mengimbau warga Nias Selatan dimanapun berada Untuk tidak ikut dalam aksi people power dan menolak aksi tersebut karena tidak sesuai dengan hukum dan konstitusi. Agar mengikuti proses Demokrasi sesuai konstitusi yang berlaku, kita harus terima apapun hasilnya dengan lapang dada,” kata dia.
Dimana diketahui Aksi “people power” tersebut diserukan melalui grup-grup jejeraing sosial secara masif, tanpa diketahui siapa pengirim awalnya dan tidak bisa dipertangggung jawabkan.dan bisa dijamin aksi tersebut sangat bertentangan dan melanggar hukum yang berlaku di NKRI.
Oleh Sebab itu, dia meminta masyarakat, khususnya warga Kabupaten Nias Selatan baik di dalam dan luar daerah, untuk tidak terprovokasi dengan kegiatan-kegiatan suksesi yang tidak sesuai dengan konstitusi dan tidak mengikuti proses demokrasi.bahkan merugikan diri sendiri sebab tidak ada dampak positif serta keuntungan dari aksi people power tersebut.
Jika ada kecurangan dan ketidakadilan dalam proses penghitungan suara, hendaknya dilaporkan dengan menggunakan jalur hukum yang telah tersedia,bukan diselesaikan dengan pengerahan massa seperti halnya aksi “people power” oleh oknum yang tidak bisa bertanggung jawab.
“Alangkah baiknya kita jaga nama baik orang Nias Dengan menjaga persatuan, kesatuan, dan keutuhan Negara Republik Indonesia yang kita cintai ini,” kata orang nomor satu di Nias Selatan tersebut. (sit duha)




Discussion about this post