Bahtera rumah tangga yang dibangun Desi (37) wanita dengan dua orang anak ini berujung derita. Gagal dalam pernikahan pertama, ia malah mengalami kekerasan dalam rumah tangga oleh suami keduanya.
Luka lebam di tubuhnya pun mewakili hancurnya perasaan wanita cantik yang sehari-hari bekerja sebagai tenaga perawat di Puskesmas Tantung Tiram, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara ini.
Disaksikan anak bungsunya yang masih berusia 10 tahun ia diperlakukan kejam oleh suami keduanya, Zul Asmi (48) warga Dusun III Sidodi, Desa Binjai Baru, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batubara.
Disampaikan Desi kepada Newscorner.id, Kamis (6/9) sore, kekerasan fisik dan mental yang dialaminya bukanlah kali pertama. Makian dan kata kasar pun kerap ia terima dari suami, bahkan dilakukan di depan umum.
Terakhir peristiwa menyedihkan dialaminya pada Rabu malam (15/8/2018) di rumah yang sekaligus lokasi usaha jual beli pulsa dan aksesoris handphone di Dusun IV Simpang Kampung Bacang, Desa Benteng, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batubara.
Dituturkan Desi, malam itu sekitar pukul 21.30 WIB, Sandy (31) seorang pria yang katanya sehari-hari kerap dimintanya memperbaiki peralatan elektronik datang ke rumahnya.
“Sebenarnya sudah dari sore aku minta Sandy datang memasangkan TV di kamar. Cuma sampe malam lah baru dia datang,” jelas Desi.
Selanjutnya dijelaskan Desi, ia pun menemani Sandi yang tengah memasangkan TV di kamar. Tetiba dari arah luar, pintu kamar di dobrak oleh ZA. Permasalahan baru pun muncul, yang tidak terima dan menduga istrinya telah berselingkuh di dalam kamar marah lalu menghardik dan memukul Sandy.
Tak sampai di sana, Desi pun menerima luapan kemarahan Zul Asri. Ia dihajar hingga babak belur, sampai ke ruangang toko aksesoris handphonenya.
Tak terima malam itu juga Desi berangkat ke Kantor Polisi. Ia pun menyampaikan perihal yang dialaminya kepada petugas Polsek Talawi. Namun kasus yang dialaminya tersebut masuk dalam penanganan Unit Perlindugan Perempaun dan Anak (PPA) yang adanya di Polres.

Ia pun disarankan untuk berobat dan visum ke rumah sakit, lalu membuat laporan pengaduan di Polres Batubara. Berhubung waktu telah larut malam, Desi pun memutuskan untuk membuat laporan pengaduan keesokan harinya.
Esoknya Kamis (16/8/2018), Desi pun melaporkan perbuatan suami keduanya ke Polres Batubara. Kapolres Batu Bara, AKBP Robinson Simatupang yang dihubungi Newscorner.id membenarkan adanya laporan Desi dan pihak kepolisian Batubara sudah mengamankan pelaku. “Benar, itu sudah ditangani, Tersangkanya sudah ditangkap itu,” Jelas Kapolres.(Vay)




Discussion about this post