Belum hilang dari ingatan, kesedihan atas peristiwa naas yang menimpa korban tenggelamnya kapal KM Sinar Bangun beerapa waktu lalu.
Berita duka kembali datang dari Danau Toba, Sumatera Utara. Dua remaja putri tewas tenggelam di perairan Pantai Pandulagan, Kecamatan Sianjur Mula-mula, Kabupaten Samosir.
Kejadiaan naas yang menimpa terjadi pada Minggu (29/7/2018) kemarin. Informasi tersebut pun dibenarkan olek Kapolres Samosir AKBP Agus Djarot ketika dihubungi Newscorner.id.
“Ya benar ada kejadiannya kemarin, hubungi aja kasat reskrim bang. Kebetulan saya lagi ikuti kegiatan,” jelas Kapolres Samosir Rabu (1/8).
Disampaikan Kasat Reskrim Polres Samosir, AKP Josner Banjarnahor kepada Newscorner.id, kejadian tersebut Minggu (29/7) sekitar pukul 17.00 WIB di pantai Pandulangan Desa Hutaginjang, Kecamatan Sianjur Mula-mula, Kabupaten Samosir.
Kedua remaja putri tersebut yakni Airin Sinaga (13) dan kakaknya Sari Mantina Sagala (16) warga Dusun Pandulangan Desa Huta Ginjang Kecamatan Sianjur Mula-Mula.
Berdasarkan keterangan dari saksi Luna br Habeahan (10) yang diterima polisi, kedua korban berenang bersama-sama di Danau Toba tepatnya di pantai Dusun Pandulangan Kecamatan Sianjur Mula-Mula.
Tidak lama kemudian korban Airin tenggelam dan minta tolong, lalu Sari Mantina Sagala berusaha menolongnya. Namun naas Sari Mantina malah ikut tenggelam bersama adiknya.
Mengetahui kejadian tersebut Dion Purba melihat Airin Sagala telah mengamban, ia pun langsung mengangkatnya lalu meminta bantuan warga lain.
Sejumlah warga pun berusaha melakukan pencarian atas Sari Mantina dengan cara menyelam ke dasar danau, hingga akhirnya Sari ditemukan di kedalaman 4 meter.
Bersama bidan desa, warga pun berupaya melakukan pertolongan pertama kepada korban, namun merasa tidak mampu lagi, selanjutnya kedua korban dibawa ke rumah Sakit DR. Hardianus Sinaga. Sayangya nyawa keduanya tak terselamatkan.
Sekitar pukul 22.30 WIB , Personil Polres Samosir yang dipimpin oleh Pawas IPDA M. Silalahi beserta piket fugsi dan unit identifikasi melakukan cek tkp serta mengidentifikasi korban. Atas permintaan keluarga, jasad kedua korban tenggelam tidak diautopsi dan selanjutnya disemayamkan d i rumah duka sebelum dimakamkan.(Vay)




Discussion about this post