Komitmen Polri mendukung program ketahanan pangan terus diwujudkan melalui pendampingan langsung kepada para petani. Polsek Siantar Martoba, Polres Pematangsiantar, kali ini mendampingi proses penjualan hasil panen jagung petani binaan ke Gudang Bulog Cabang Pematangsiantar, Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Pendampingan dilakukan Kanit Binmas Polsek Siantar Martoba IPDA Nirwan Sirait bersama Bhabinkamtibmas AIPTU R.B. Purba. Keduanya hadir memastikan proses penjualan hasil panen berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Kapolsek Siantar Martoba AKP Martua Manik, SH., MH., menjelaskan, transaksi penjualan berlangsung di Gudang Bulog Cabang Pematangsiantar, Jalan Darussalam, Kelurahan Pondok Sayur, Kecamatan Siantar Martoba.
Petani binaan bernama Toni dalam kesempatan tersebut menjual jagung sebanyak 1.700 kilogram atau 34 goni. Hasil panen tersebut memiliki kadar air 11,2 persen dan diterima dengan harga Rp6.400 per kilogram.
Dengan harga tersebut, nilai keseluruhan hasil panen yang dijual mencapai sekitar Rp10,88 juta.
Pendampingan tersebut menjadi bagian dari upaya Polsek Siantar Martoba untuk ikut memastikan hasil produksi petani dapat terserap dengan baik sekaligus mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan, khususnya komoditas jagung.
Kehadiran personel kepolisian di tengah aktivitas petani juga menjadi sarana membangun komunikasi dan kemitraan dengan masyarakat. Petugas dapat mendengar secara langsung berbagai kendala yang dihadapi petani sekaligus memberikan rasa aman selama proses penjualan hasil panen.
Kapolsek Martua Manik menegaskan, Polsek Siantar Martoba akan terus mendukung berbagai program pemerintah yang berkaitan dengan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.
“Kegiatan pendampingan ini merupakan bentuk komitmen Polri, khususnya Polres Pematangsiantar dan Polsek Siantar Martoba, dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan, khususnya jagung, sekaligus meningkatkan kehadiran dan pelayanan Polri di tengah masyarakat,” ujar AKP Martua Manik.
Melalui pendampingan tersebut, Polri berharap para petani semakin termotivasi meningkatkan produktivitas pertanian sehingga hasil panen dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus berkontribusi terhadap penguatan ketahanan pangan.

