Upaya memperkuat kesadaran perempuan terhadap pentingnya deteksi dini kanker serviks mendapat perhatian serius Pemerintah Kota Pematangsiantar dan Tim Penggerak PKK. Hal itu terlihat dalam Evaluasi Lomba IVA Test Tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Tahun 2026 di Kecamatan Siantar Selatan, Selasa (18/8/2026).
Kegiatan berlangsung di Laboratorium Kesehatan Masyarakat, Jalan Vihara, Kelurahan Pematang Simalungun, Kecamatan Siantar Selatan. Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar Ny. Liswati Wesly Silalahi turut menyambut kedatangan Tim Evaluasi TP PKK Provinsi Sumut.
Dalam sambutannya, Ny. Liswati menyampaikan bahwa pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) merupakan langkah strategis untuk mendeteksi secara dini risiko kanker leher rahim pada perempuan.
Menurutnya, evaluasi tersebut tidak semata-mata menjadi ajang perlombaan, tetapi juga momentum pembinaan agar masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan perempuan.
“Kami mengharapkan bimbingan agar program ini dapat berjalan lebih optimal, menjangkau lebih banyak sasaran, dan meningkatkan kesehatan masyarakat,” ujar Liswati.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung pelaksanaan Lomba IVA Test Kecamatan Siantar Selatan hingga memasuki tahap evaluasi tingkat Provinsi Sumut.
Wesly: Jangan Hanya Kejar Target Pemeriksaan
Sementara itu, sambutan tertulis Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, SH, M.Kn, dibacakan Staf Ahli Bidang Pemerintahan Dra. Happy Oikumenis Daely.
Wesly menyampaikan selamat datang kepada Ketua dan anggota Tim Penilai TP PKK Provinsi Sumut. Ia menegaskan kesehatan merupakan salah satu pilar utama dalam membangun kesejahteraan keluarga dan masyarakat.
Menurutnya, kanker serviks menjadi salah satu ancaman kesehatan yang perlu mendapat perhatian serius. Karena itu, pemeriksaan IVA dinilai penting sebagai salah satu upaya deteksi dini yang mudah dilakukan.
“Pemerintah Kota Pematangsiantar bersama dengan Tim Penggerak PKK menyadari akan pentingnya program ini. Tidak hanya fokus pada pencapaian target pemeriksaan, tetapi yang lebih utama adalah membangun kesadaran, mengedukasi, dan menghilangkan rasa takut atau enggan dari kaum ibu untuk melakukan pemeriksaan IVA Test,” kata Wesly dalam sambutan tertulisnya.
Wesly menilai kehadiran Tim Penilai dari Provinsi Sumut menjadi motivasi untuk terus memperbaiki pelaksanaan program di daerah.
Ia menegaskan evaluasi harus dimaknai lebih dari sekadar kompetisi untuk menentukan pemenang.
“Evaluasi ini kami maknai bukan hanya sebagai ajang perlombaan untuk mencari juara, melainkan sebagai momentum untuk mengukur sejauh mana efektivitas program yang telah kami jalankan, serta apa saja yang perlu dibenahi ke depannya,” ujarnya.
Wesly berharap inovasi dan dedikasi para kader PKK serta tenaga kesehatan dapat memberikan hasil maksimal dalam proses penilaian. Namun, yang lebih utama adalah memastikan semakin banyak perempuan di Pematangsiantar memiliki kesadaran untuk melakukan deteksi dini.
“Kepada Tim Penilai, kami persilakan untuk melaksanakan tugas evaluasi dengan sebaik-baiknya. Kami siap menerima segala masukan, arahan dan bimbingan agar program IVA Test di Kota Pematangsiantar dapat berjalan lebih baik dan berkesinambungan,” tukasnya.
Evaluasi Bukan Sekadar Mencari Juara
Ketua TP PKK Provinsi Sumut Ny. Kahiyang Ayu Bobby Nasution yang diwakili Wakil Ketua Pokja IV TP PKK Hamid Rizal, SKM, SH, M.Kes, memberikan apresiasi kepada Kecamatan Siantar Selatan yang berhasil masuk tahap evaluasi tahun ini.
Ia menyebut keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras, komitmen dan sinergi jajaran TP PKK mulai tingkat kelurahan, kecamatan hingga kabupaten/kota.
Menurut Hamid, evaluasi merupakan bagian dari rangkaian proses penilaian yang diawali dengan pemeriksaan administrasi, verifikasi dokumen hingga pemantauan lapangan.
Seluruh tahapan tersebut dilakukan untuk melihat sejauh mana program PKK dilaksanakan secara optimal, tertib administrasi, inovatif serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami berharap evaluasi hari ini menjadi sarana untuk menunjukkan capaian, inovasi dan praktik baik yang telah dilaksanakan, sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan program PKK dalam memberdayakan keluarga dan masyarakat,” katanya.
Ia berharap Kecamatan Siantar Selatan dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi daerah lain dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK secara berkesinambungan.
Hamid kembali menegaskan, evaluasi bukan semata-mata untuk menentukan pemenang, melainkan bagian dari upaya memastikan program PKK terus berkembang dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Rangkaian kegiatan diisi dengan penyerahan laporan secara berjenjang, dilanjutkan ekspos oleh Ketua TP PKK Kecamatan Siantar Selatan Ny. Fitri Henri Gunawan Purba.
Suasana kegiatan semakin semarak dengan penampilan yel-yel Kader IVA Test Mak Tia dan Pak Tia, sebelum tim TP PKK Provinsi Sumut melaksanakan evaluasi.
Turut hadir Ketua Tim Evaluasi TP PKK Provinsi Sumut Drs. Rukhyat beserta rombongan, pimpinan OPD Pemko Pematangsiantar, camat, perwakilan Bank Sumut, perwakilan Rumah Sakit Murni Teguh serta sejumlah undangan lainnya.
(*)



