Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melaksanakan kegiatan Pelepasan Mudik Gratis Idul Fitri 1447 H Tahun 2026 di Stasiun Besar Kereta Api Medan pada Senin (15/3/2026). Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dan berlangsung aman hingga selesai. Gubernur Bobby Nasution melepas secara simbolis lebih dari 6.500 peserta program mudik gratis yang diberangkatkan melalui moda kereta api.
Dalam arahannya, Gubernur menegaskan bahwa program mudik gratis ini bertujuan mengurangi pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi sehingga kemacetan dapat ditekan dan angka kecelakaan menurun. Ia menyampaikan bahwa Sumut merupakan daerah asal pemudik terbanyak ke-10 dan tujuan mudik ke-6 nasional. Pemerintah pusat memprediksi sekitar 143 juta perjalanan pada masa mudik tahun ini, dengan 52 persen pemudik masih memilih kendaraan pribadi.
Gubernur juga meminta penyedia transportasi meningkatkan keamanan dan kenyamanan armada, mengingat sebagian masyarakat memilih kendaraan pribadi karena merasa lebih nyaman. Ia menegaskan bahwa Pemprov Sumut terus berupaya meningkatkan layanan transportasi publik agar lebih diminati masyarakat.
Kepala Dinas Perhubungan Sumut Yuda Pratiwi Setiawan menjelaskan bahwa tahun ini Pemprov menyediakan enam rute mudik gratis, yakni Medan–Sosa, Medan–Padangsidimpuan, Medan–Gunungtua, Medan–Barus, Medan–Panyabungan, dan Medan–Salak. Selain kereta api, turut disiapkan layanan kapal dari Pelabuhan Bintan Batam menuju Belawan, serta kapal feri rute Sibolga–Nias PP untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.
Kegiatan pelepasan dihadiri unsur Forkopimda Sumut, pimpinan BUMN dan BUMD, serta tokoh masyarakat. Kapolrestabes Medan Jean Calvijn Simanjuntak bersama pejabat utama Polrestabes turut mendampingi jalannya kegiatan. Sebelum acara dimulai, Kapolrestabes terlebih dahulu mengecek kesiapan Pospam Terpadu Lapangan Merdeka Medan.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolrestabes Medan menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan program mudik gratis. Ia menilai kegiatan ini sangat membantu masyarakat dan memiliki dampak langsung terhadap keselamatan lalu lintas. “Program mudik gratis ini meringankan biaya perjalanan masyarakat sekaligus membantu menekan arus kendaraan pribadi dan potensi kecelakaan. Kami dari Polrestabes Medan siap mendukung penuh upaya pemerintah dalam menjaga keamanan dan kenyamanan warga,” ujarnya.
Kapolrestabes menambahkan bahwa jajaran Polrestabes Medan telah menyiapkan pengamanan di berbagai titik strategis untuk memastikan situasi tetap kondusif. Ia berharap seluruh pemudik dapat tiba di kampung halaman dengan aman dan selamat.
Rangkaian acara meliputi pembukaan, pembacaan doa, laporan Dinas Perhubungan, penyerahan bingkisan kepada pemudik, hingga pelepasan Kereta Api Sribilah Fakultatif rute Medan–Rantau Prapat. Acara ditutup dengan konferensi pers, dan seluruh kegiatan selesai pada pukul 10.30 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.



