Kapolres Pematangsiantar, AKBP Heribertus Ompusunggu, SiK, Sabtu (8/6) menyampaikan kepad Newscoener.id bahwa penemuan benda berupa granat nenas di Pemtangsintar sudah ditangani oleh kepolisian.
Granat yang ditemukan oleh seorang warga tersebut diterangkan Kapolres sudah tidak aktif dan tanpa pemicu. Pun demikian benda tersebut sudah diserahkan ke Brimob.
Vivi (56) warga Jalan Kiayi 1 Kelurahan Siantar Barat, Kota Siantar menemukan granat jenis nenas yang sudah tidak aktif lagi di selokan tepatnya di depan rumahnya.

Vivi yang setiap hari membersihkan selokan itu mengatakan, hampir setiap hari membersihkan selokan yang ada di rumahnya. Namun, baru kali ini melihat adanya granat.
“Setiap hari aku membersihkan parit di depan rumah ini, tapi baru kali ini ada kulihat seperti itu,” ucapnya.
Dikatakannya, awalnya Vivi melihat ada batu di selokan. Kemudian, dia berinisiatif untuk mengeluarkan batu itu dari selokan. Karena menurutnya jika batu itu didiamkan akan menyebabkan banjir di selokannya.
“Pertama aku lihat kebawah (selokan), ada batu bata. Mau kuangkat, karena kalau hujan kan pasti banyak sampah, jadi itu pasti sumbat,” terangnya.

Sebelumnya dia menduga bahwa granat itu adalah binatang sejenis Kura-kura. Tetapi, setelah dia berusaha menaikkan benda tersebut, salah seorang tetangganya mengatakan bahwa itu adalah bahan peledak.
“Kupikir itu kura-kura, berapa kali kuangkat pakai cangkul terus jatuh. Setelah berhasil, loh kok bulat?. Tiba-tiba dilihat tetanggaku dibilang kalau itu granat. Padahal mau ku gelinding kan tadi ke jurang,” ucapnya mengatakan temuan itu sekira pukul 11.00 WIB.
Setelah itu, seorang warga bernama Bambang alias Herman (56) yang kebetulan hendak membeli rokok disalah satu warung tidak jauh dari lokasi langsung menghampirinya. Berharap agar warga sekitar tidak takut, dia pun segera melaporkan ke Polsek Siantar Barat.
“Tadi pas mau beli rokok aku, terus kutanya sama Bu Vivi, katanya itu granat,” katanya ditemui di lokasi.
“Setelah itu aku pergi naik kereta orang itu ke Polsek. Gak lama kemudian polisi langsung sampai kesini,” tambahnya.
Setelah mengetahui adanya diduga granat jenis nanas itu, pihak kepolisian langsung mengamankan bahan peledak tersebut ke Polres Siantar.




Discussion about this post