Aktivitas pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) menjadi perhatian Polsek Siantar Marihat. Polisi turun langsung melakukan patroli dan monitoring untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Patroli tersebut dilaksanakan Piket Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Marihat Polres Pematangsiantar, AIPTU Erik Marbun dan AIPDA Ijon Saragih, di wilayah hukum Polsek Siantar Marihat, Sabtu sore (3/10/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.
Salah satu lokasi yang dipantau yakni SPBU 14.211.210 di Jalan Parapat, Kelurahan Simarimbun, Kecamatan Siantar Marimbun, Kota Pematangsiantar.
Kapolsek Siantar Marihat AKP David Eka Putra, S.H., mengatakan monitoring dilakukan untuk memastikan proses pengisian BBM berjalan aman dan tertib, sekaligus mencegah terjadinya keributan yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat.
Berdasarkan hasil monitoring, stok BBM yang tersedia di SPBU tersebut yakni Solar sebanyak 9.000 liter, Pertamax 10.000 liter, Dexlite 5.000 liter dan Pertalite 16.000 liter. Sementara untuk Pertamax Turbo, SPBU tersebut tidak menjualnya.
Patroli dan monitoring juga menjadi langkah kepolisian untuk memastikan situasi di sekitar SPBU tetap kondusif, terutama saat aktivitas masyarakat sedang berlangsung.
Polisi mengantisipasi berbagai potensi gangguan yang dapat muncul di lokasi, termasuk keributan saat pengisian BBM maupun persoalan lain yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Dengan kehadiran personel di lapangan, Polsek Siantar Marihat berharap masyarakat dapat melakukan aktivitas pengisian BBM dengan aman, tertib dan nyaman.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Polres Pematangsiantar menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Siantar Marihat.
/Humas P Siantar

