Beredarnya informasi bahwa rekening bank bantuan korban KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba, Sumatera Utara sama dengan rekening yang digunakan Ratna Sarumpaet melakukan transfer pembayaran operasi plastik membuat murka keluarga korban.
Hali ini berkembang pasca terungkapnya bahwa lebam pada wajah Ratna Sarumpaet yang disebut-sebut akibat penganiayaan ternyata bohong. Faktanya Ratna mengaku ianya bukan dianiaya, melainkan operasi perawatan.
Tak berhenti sampai disana selidik punya selidik, ternyata rekening bank yang digunakan untuk pembayaran ke klinik sama dengan rekening yang digunakan mengumpul dana bantuan untuk korban KM Sinar Bangun.
Aksi ibu dari artis papan atas Atika Hasiholan itu pun dikecam sejumlah keluarga Korban KM Sinar Bangun di Danau Toba, Kabupaten Samosir.
Maria Sidauruk (22) , salah seorang kerabat korban KM Sinar Bangun juga menyampaikan, selama ini dia tidak tau menahu soal rekening yang dibuka Ratna Sarumpaet untuk membantu Keluarga Korban KM Sinar Bangun.
Maria mengatakan pasca kejadian hingga saat ini tidak ada berhubungan dengan Ratna ataupun pihaknya perihal aksi yang dilakukan ratna membuka dompet peduli KM Sinar Bangun.
Menyikapi informasi Ratna yang gunakan rekening yang sama tersebut, Jumat (5/10) menyampaikan selaku keluarga korban, Maria tentu merasa keberatan dan menilai Ratna tidak sewajarnya melakukan hal itu.
Selebihnya, Maria mengaku menyerahkan itu kepada pihak kepolisian saja.
Pada peristiwa itu, Maria sedikitnya kehilangan 12 orang keluarga dekatnya yang diantaranya adalah keponakannya. Saat itu, kata Maria kerabat keluarganya berkumpul di Sihusapi, Samosir untuk menjalankan prosesi pesta tugu pada adat istiadat Batak.
Para kerabat keluarga yang sudah lama merantau, termasuk yang sudah lahir di perantauan pun pulang ke tanah leluhur mereka di Samosir ketika itu. Tentu, sebut Maria moment itu saat yang tepat melepas rindu antar keluarga. Namun naas momen itu menjadi perpisahan terakhir bagi keluarga besar mereka.
Robert Sidauruk (53) orang tua satu dari korban KM Sinar Bangun, mengaku mengetahui kedatangan Ratna Sarumpaet ke Pelabuhan Tiga Ras, Kabupaten Simalungun untuk meninjau korban-korban tenggelamnya KM Sinar Bangun. Namun terkait rekening sumbangan, selama ini dia tidak pernah mengetahui Ratna membuka rekening peduli Korban KM Sinar Bangun.
“Kami tidak pernah tahu kalau Ratna Sarumpaet pernah membuka rekening,”ujarnya.




Discussion about this post