Berita Siantar News Corner
No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL
No Result
View All Result
Berita Siantar News Corner
  • SMSI
  • google news
  • danautoba.co.id
  • BERITA SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • BERITA PERISTIWA
Iklan
Beranda RAGAM HUKUM
KKN di Maluku, Mahasiswi UGM Dilecehkan Rekan Sekampus

KKN di Maluku, Mahasiswi UGM Dilecehkan Rekan Sekampus

Editor: NEWSCORNER.ID
8 Desember 2018 | 12:40 WIB
in HUKUM
0
Iklan
17
SHARES
15
VIEWS

Dugaan pelecehan seksual yang dialami salah seorang mahasiswi Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta mencuat.

Tim investigasi internal yang dibentuk UGM untuk mencari fakta atas kasus yang terjadi saat KKN 2017 di Maluku itu berbuah hasil. UGM menyebut kejadian itu lebih ke dugaan pelecehan seksual.

“Berdasarkan temuan tim investigasi internal yang dibentuk UGM, dapat disimpulkan telah terjadi dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang mahasiswa KKN kepada mahasiswi KKN yang lain,” kata Rektor UGM, Prof Ir Panut Mulyono, saat memberikan pernyataan publik di ruang rektorat lantai 2 UGM.

Panut melanjutkan, dari hasil investigasi pula, dugaan pelecehan seksual tersebut terjadi saat KKN-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat pada Juli-Agustus 2017. Yang mana KKN tersebut mengambil lokasi di Sub-unit II Nasiri, Seram Barat, Maluku.

Di lokasi yang sama, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Alumni UGM, Paripurna Poerwoko Sugarda, mengatakan pihak kampus belum bisa mengeluarkan kesimpulan apakah kejadian tersebut pemerkosaan atau pelecehan seksual. Sebab, untuk menentukan hal tersebut, harus menunggu keputusan dari Komisi Etik.

“Kami masih menunggu hasil dari Komite Etik untuk bisa memutuskannya, karena selama ini belum ada keputusan dan pembuktian resmi secara hukum,” ujar Sugarda.

“Tapi kalau arahnya ke sana (dugaan pelecehan seksual), itu harus kami akui (ada). Karena kalau kami nggak akui, ini nggak mungkin kami ambil tindakan-tindakan seperti menggagalkan KKN (terduga pelaku) itu,” imbuhnya.

Ditambahkannya, saat ini Komite Etik terus berproses dan mendekati kata selesai dalam menangani kasus tersebut. Menurutnya, dalam proses tersebut, Komite Etik menggunakan temuan-temuan tim evaluasi KKN maupun tim finding sebagai input.

“Nah, apakah nanti secara resmi Komite Etik merekomendasikan ke pimpinan Universitas (Gadjah Mada) masih menunggu, karena mau segera diselesaikan,” ucapnya.

Kasus ini awalnya memang ditangani UGM. Namun korban tak puas atas penyelesaian yang diselesaikan internal. Kasus ini baru terungkap ke publik setelah Badan Penerbitan dan Pers Mahasiswa (BPPM) Balairung UGM mengunggah artikel terkait peristiwa ini dengan judul ‘Nalar Pincang UGM atas Kasus Perkosaan’ pada 5 November 2018.

Kepala Bagian Humas dan Protokol UGM Iva Aryani membenarkan peristiwa itu. Beberapa langkah sudah diambil pihak kampus sejak awal 2018.

“Setelah kasus ini kemudian diketahui oleh dosen pembimbing KKN dan lain sebagainya, kita langsung melakukan beberapa aksi, termasuk di antaranya pada waktu itu membentuk tim investigasi independen,” ucap Iva saat ditemui di UGM.

“Kemudian tim (investigasi) independen itu juga di SK-kan Pak Rektor (Panut Mulyono) untuk mengurusi persoalan ini, dan tim independen ini akhirnya juga sudah ke lokasi untuk melihat bagaimana kejadian, lokasi, dan lain sebagainya,” lanjut Iva.

Iva menjelaskan, tim itu dibentuk pada awal 2018 dan bekerja hingga Juli 2018. Menurutnya, tim investigasi itu juga telah berupaya mendudukkan persoalan tersebut dengan mengajak pihak-pihak terkait berdialog. Hingga akhirnya tim tersebut mengeluarkan sejumlah rekomendasi untuk terduga pelaku dan korban.

“Kemarin kita melihatnya persoalan (dugaan pemerkosaan) sudah selesai, kemudian sudah didiskusikan dan ketemu semua pihak, ada rekomendasi-rekomendasi yang sudah dijalankan oleh tim independen, oleh universitas,” ungkapnya.

 

//Lamban
Pihak UGM sendiri mengakui lamban dalam merespons kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan mahasiswa UGM. Rektor UGM Prof Ir Panut Mulyono meminta maaf.

“UGM mengakui telah terjadi kelambanan dalam merespons peristiwa ini dan UGM meminta maaf atas kelambanan yang terjadi,” kata Panut di ruang rektorat lantai 2 UGM.

Panut mengakui kelambanan tersebut memberi dampak serius secara psikologis, finansial, dan akademik terhadap korban.

“Selain itu UGM menyadari masih ada budaya menyalahkan korban (blamming victim), dan budaya itu berdampak pada lambatnya pemenuhan hak-hak korban,” ujarnya.

Disinggung mengenai tudingan lambannya penanganan kasus ini dilakukan sengaja, Wakil Rektor (Warek) Bidang Kerja Sama dan Alumni UGM Paripurna Poerwoko Sugarda menampik. Menurutnya, UGM mempertimbangkan banyak hal.

“Apakah ada kesengajaan? Jawabannya adalah tidak. Hanya saja asas kehati-hatian itu saya kira jadi pertimbangan utama kami yang membuat proses ini jadi lama, dan UGM mengakuinya serta akan melakukan perbaikan-perbaikan,” ucapnya.

“Karena, mau tidak mau, ini (kelambanan penanganan kasus dugaan pelecehan seksual) adalah salah satu sarana introspeksi bagi UGM. Serta untuk melihat kembali tindakan-tindakan maupun pertimbangan administratif yang selama ini kami lakukan (dalam menangani kasus dugaan pelecehan seksual),” sambungnya.

Perbaikan tersebut dibuktikan Paripurna dengan telah dibentuknya tim penyusun pencegahan dan penanggulangan pelecehan seksual UGM berdasarkan SK Rektor nomor 2044/UN1.P/SK/HUKOR/2018. Ia menilai adanya tim tersebut membuat UGM lebih cepat menangani kasus berbau pelecehan seksual.

“Sementara ini tim (penyusun pencegahan dan penanggulangan pelecehan seksual UGM) sudah bekerja. Dengan adanya tim itu saya kira akan lebih mudah bagi kami untuk mengambil keputusan jika terjadi lagi kasus serupa,” ujarnya. (dtc/int)

Discussion about this post

Berita Terbaru

Siantar

Ketua KNPI Siantar Arif Harahap Tegaskan Semangat Persatuan, Pelantikan Pengurus DPC GMNI Pematangsiantar 2026–2028 Jadi Momentum Kebangkitan Pemuda

2 Juli 2026 | 17:40 WIB
MEDAN CORNER

Simpan 9,4 Kg Ganja di Semak Belukar, Bandar di Percut Sei Tuan Diciduk Polisi

2 Juli 2026 | 15:53 WIB
NEWS

Terlapor Dugaan Penyebar Video Pornografi di Sergai, Dua Kali Mangkir Dari Panggilan Polisi 

2 Juli 2026 | 12:32 WIB
NEWS

Bobby Bongkar Kelalaian Biro Kesra Abu Kosim, Pemprov Terpaksa Sewa Extra Flight

1 Juli 2026 | 18:20 WIB
NEWS

Budaya K3 Jadi Prioritas, Pelindo Regional 1 Gelar Pelatihan Safety Awareness

1 Juli 2026 | 17:06 WIB
NEWS

Kado Istimewa di Hari Bhayangkara ke-80, Kapolda Sumut Terima Langsung Nugraha Sakanti dari Presiden

1 Juli 2026 | 13:30 WIB
NEWS

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumut Salurkan Bantuan Beras untuk Penggali Kubur, Bilal Mayit hingga Tukang Becak

1 Juli 2026 | 13:27 WIB
NEWS

RSUD Tarutung Laksanakan Rapat Hasil Telusur Dokumen Akreditasi

30 Juni 2026 | 17:11 WIB
NEWS

Razia Narkoba di Kafe Kita Patumbak Berakhir Ricuh, Empat Orang Ditahan Diduga Provokasi dan Rusak Mobil Dinas

30 Juni 2026 | 15:46 WIB
NEWS

Jono Silalahi Nahkodai IPK Pematangsiantar, Fokus Restrukturisasi dan Pembenahan Organisasi

30 Juni 2026 | 14:25 WIB
MEDAN CORNER

Kapolrestabes Medan Cup Road to Kapolri Cup 2026 Jadi Wadah Lahirkan Atlet Esports Berprestasi

29 Juni 2026 | 17:02 WIB
NEWS

GEMES 2026 Kembali Disorot, Hamburkan Uang Rakyat Rp2,5 Miliar dan Minim Inovasi

28 Juni 2026 | 12:14 WIB
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2026 Newscorner.id

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara penipu sport

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL

© 2026 Newscorner.id

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara penipu sport