Meninggalnya Waka Polres Labuhan Batu, Kompol Andi Candra menyisakan luka mendalam bagi keluarga besarnya yang berada di Nagori Bandar Malela, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, ibu kandung Andi (nama panggilan Kompol Andi Candra) masih saja histeris dan menangis mengingat kepergian pria kelahiran 20 Oktober 1981 tersebut.
Selain itu juga, ternyata Waka Polres Labuhan Batu Kompol Andi Candra merupakan alumni SMP Negeri 1 Gunung Malela, Kabupaten Simalungun. Hingga saat ini, pihak keluarga masih menunggu jenazah Kompol Andi Chandra di kampung halamannya, di Nagori Bandar Malela Kecamatan Gunung Maligas Kabupaten Simalungun.
Menurut ibu kandung Waka Polres Labuhan Batu, Marni (50) jenazah anaknya akan dimakam kan hari ini juga di TPU dekat rumah orang tua kandungnya, (22/4) sekitar pukul 19.00 WIB begitu jenazah sampai di rumah duka.
Marni ibu kandung Andi terus histeris mengingat kepergian anak sulung dari 4 bersaudara ini. “Ndi, jangan kau tinggalkan mamak, jangan kau lupakan mamak ya, ” tangis Marni sembari menangis histeris.
Kesedihan juga terlihat di mata teman-teman sekolah Kompol Andi Candra.
Ridwan teman semasa SMP Andi mengaku sangat kehilangan temannya ini, ia bercerita bahwa semasa sekolah dulu, Andi selalu menjadi anak yang selalu unggul di sekolahnya.
“Dari dulu ia memang jadi anak yang pintar dan rajin, dia juga selalu mendapatkan juara di kelas maupun di tingkat sekolah, ” kenang pria ini dulunya alumni SMP Negeri 1 Gunung Malela.
Lanjutnya, Bahkan saat sekolah Andi selalu naik sepeda saat pergi dan pulang sekolah. Padahal, jarak tempuh dari rumahnya hingga ke sekolah mencapai 10 kilometer.
“Dia sekolah naik sepeda, tapi habis tamat SMP dia langsung pergi ke Magelang, untuk meneruskan pendidikannya, ” ungkapnya sedih.
Pantauan awak media, tempak terlihat suasana duka dan sanak saudara serta para tetangga masih memadati kediaman orang tua Andi mrnanti kedatangan jenazah Andi dari Labuhanbatu.
Puluhan pihak kepolisian dari Polres Simalungun terlihat sudah berada di rumah duka untuk melaksanakan pemakaman.
Hingga pukul 17.00 WIB jenazah Kompol Andi Candra belum tiba rumah duka juga.
menurut cerita tetangga juga saat di rumah duka, 1 jam sebelum kejadian kompol andi sempat teleponan sama mamaknya. Tapi, sambungan telepon terpaksa diputus karena kompol andi bilang kalau d sana ada petir.
Dalam percakapan itu, mamaknya nawarkan lembu sama andi karena sebelumnya andi berencana beli lembu untuk diternak di sini.
Diketahui juga jika Kompol Andi merupakan lulusan SMA Magelang dan menamatkan sekolah Akpol Lulusan 2003. Istri korban bermama Bripka Rina dan mempunyai anak dua orang. Sebelum pindah ke Labuhan batu, ia bertugas di Surabaya dan mempunyai rencana pindah ke Polres Simalungun.(Turnip)




Discussion about this post