Sunarni (74) meninggal dunia dan jenazahnya dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Binakarya, Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan, pekan lalu. Namun Selasa (29/1) warga sekitar heboh. Sebab makam tersebut telah dibongkar.
“Benar ada pembongkaran makam oleh orang tak dikenal. Kejadiannya kemarin,” kata Kapolsek Karang Dapo Iptu Yani saat dimintai konfirmasi lewat telepon seluler, Rabu (30/1).
Makam diketahui dibongkar saat Suranto (43) melintas menuju kebunnya. Suranto kaget melihat makam di desanya terbongkar. Bahkan ada tangan yang menjuntai ke luar liang lahat serta terendam lumpur.
“Warga kaget ada makam dibongkar dan ada tangan menjuntai ke luar. Posisinya sudah terendam lumpur sama air karena malam itu hujan lebat,” kata Yani.
Belum diketahui pasti motif pelaku membongkar makam. Namun di makam itu ada sarung tangan dan ada kuku jenazah yang hilang.
“Motif belum tahu, yang jelas ada sarung tangan dan kuku jenazah juga hilang. Di bagian kuku itu kata warga seperti bekas gigitan manusia,” imbuh Kapolsek.
“Kami temukan ada linggis, cangkul, dan botol air mineral. Diduga kuat ini pelaku lebih dari satu orang. Warga juga resah atas kejadian ini, ada yang bilang untuk ilmu hitam dan sebagainya,” imbuh Yani lagi.
Meskipun demikian, Yani menyebut jika kasus ini baru pertama kali terjadi. Yani menduga pelaku akan mencuri barang-barang berharga yang ada di dalam peti karena Sunarni beragama Kristen.
“Dugaan kami akan mencuri barang di dalam peti. Mungkin mereka kira ada barang berharga di peti. Padahal yang ada di dalam itu hanya Alkitab dan dua buah tas berisi pakaian,” katanya.
Sebagai tindak lanjut, Yani mengaku kini pihaknya sedang melakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa pelakunya. Sementara jenazah Sunarni sudah dimakamkan lagi oleh pihak keluarga. (red)
sumber,detikcom




Discussion about this post