Maslon Sinaga ditemukan pada Senin (12/06) Personel Pos SAR Parapat Danau Toba bersama Tim SAR Gabungan dalam keadaan meninggal dunia. Pria itu hanyut di Sungai Aek Puli Pahae Sabtu, (10/06) sore lalu.
Sebelumnya, Minggu (11/06) Personel siaga Pos SAR Parapat Danau Toba menerima laporan terkait adanya informasi seorang pria terjatuh dari perahu saat memancing ikan di Sungai Aek Puli, Kecamatan Pahae Jae, Kabupaten Tapanuli Utara.
Sebanyak satu tim Rescuer Pos SAR Parapat Danau Toba berjumlah enam orang pun diberangkatkan menuju lokasi kejadian seorang pria yang hanyut terseret arus sungai Aek Puli, Kecamatan Pahae Jae.
Setibanya di lokasi, tim langsung berkoordinasi dengan pelapor dan pihak pemerintah setempat dan melakukan pencarian disekitar lokasi awal korban hanyut.
Kepala Kantor Basarnas Medan Budiono, S.E., M.M. mengatakan guna melakukan pencarian seperti biasanya kita menggunakan Perahu LCR dan Alat pendeteksi sonar di bawah air yaitu Aqua Eye.
” Alhamdulillah pencarian oleh Tim SAR Gabungan akhirnya membuahkan hasil, jasad korban akhirnya ditemukan pagi tadi sekitar Pukul 04.14 Wib berjarak sekitar 3,5 km dari lokasi awal korban hanyut yang selanjutnya dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga,” Ucapnya.
Maslon Sinaga (52) warga Desa Sukamaju Kecamatan Pahae Jae, Kabupaten Tapanuli Utara terjatuh dari perahu yang digunakannya saat memancing ikan di Sungai Aek Puli Sabtu (10/06/2023). Setelahnya, korban langsung hilang terseret arus sungai. Saksi mata yang melihat kejadian tersebut kemudian langsung melapor ke warga sekitar dan pemerintah setempat dan kemudian diteruskan ke Pos SAR Parapat Danau Toba. (***)




Discussion about this post