Satu dari tiga orang pelaku perampokan disertai penyekapan ditembak mati personil Satreskrim Polres Jakarta Barat di tempat persembunyiannya di Jakarta Utara, Kamis (26/4).
Kapolres Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi mengatakan, pelaku terpaksa dipelor (ditembak) lantaran mencoba melawan petugas saat akan ditangkap, sedangkan dua pelaku lainnya memilih untuk menyerahkan diri.
“Salah satu pelaku kami tembak mati karena mencoba melawan petugas saat akan dilakukan penangkapan,” kata Hengki, mengutip Kricom.id, Kamis (26/4).
Meski begitu, Hengki memilih bungkam saat ditanya terkait identitas para pelaku perampokan dan penyekapan tersebut.
“Nanti, kami jelaskan di jumpa pers jam 11.00 WIB di Rumah Sakit (RS) Polri Kramatjati, Jakarta Timur,” sambungnya.
Diketahui, tiga orang pelaku tersebut merampok dan menyekap seorang penumpang taksi online bernama San San (24) beberapa hari lalu.
Saat itu, korban memesan taksi dari rumahnya di Jalan Duri Selatan IV Komplek Setia Masa I, Kelurahan Duri Selatan, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.
Dalam perjalanan menuju kantornya di kawasan Tanah Abang, tiba-tiba muncul dua orang perampok yang bersembunyi di balik jok mobil.
Mereka langsung menyekap San San menggunakan jaket, serta mengikat kakinya, kemudian membawa lari harta bendanya. (nc2)




Discussion about this post