Berita Siantar News Corner
No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL
No Result
View All Result
Berita Siantar News Corner
  • SMSI
  • google news
  • danautoba.co.id
  • BERITA SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • BERITA PERISTIWA
Iklan
Beranda Suara Rakyat
Merajut Kehidupan Itu Harus Dua

Calon Wakil Gubernur Sihar Sitorus duduk sejajar dengan kaum ibu di di Dusun I Rambungan, Desa Baru, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang.

Merajut Kehidupan Itu Harus Dua

Editor: NEWSCORNER.ID
17 April 2018 | 21:20 WIB
in Suara Rakyat
0
Iklan
12
SHARES
15
VIEWS

Tiga orang ibu memperagakan bagaimana cara menguntai sabut kelapa menjadi tambang. Dua di antara ibu itu menarik untaian tambang hingga menyerupai tali, kemudian menyatukannya.

Pekerjaan ini merupakan aktivitas rutin yang dilakukan para kaum ibu di Dusun I Rambungan, Desa Baru, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang. Setiap hari untaian sabut itu dijadikan mereka sebagai keset kaki.

Sihar Sitorus yang mengetahui adanya aktivitas kerajinan tangan para kaum ibu, kemudian datang dan melihat langsung bagaimana mereka melakukannya. Salah satu dari pengrajin tersebut yang ditemui Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumut nomor urut dua ini bernama Sunginem.

Sunginem mengatakan bahwa mereka setiap hari merajut puluhan keset kaki. Hasil rajutan tersebut digunakan untuk menambah kebutuhan rumah tangga. “Merajut kehidupan loh Pak. Kami kan setiap hari bekerja di sini. Supaya menambah pendapatan keluarga,” katanya.

Ibu berusia 40 tahun tersebut mengaku sudah bertahun-tahun menjadi pengerajin keset kaki. Di bawah asuhan Tasiyem si pemilik rumah, Sunginem dan puluhan kaum ibu lainnya menjalankan aktivitas merajut keset kaki. “Tariknya harus dua Pak, kalau satu enggak jadi. Karena Kitakan menguntai supaya menjadi satu,” kata Sunginem sambil tersenyum.

Sihar Sitorus yang berkunjung ke tempat pengrajin keset kaki ini mendapat sambutan yang begitu hangat. Para kaum ibu memperagakan bagaimana cara menguntai dan merajut sabut kelapa agar menjadi keset kaki. Tasiyem yang merupakan pemilik tempat kerajinan mengaku bahwa di desa mereka ada tiga tempat pengrajin semacam ini. Mereka hanya mempekerjakan kaum ibu sebagai tambahan penghasilan untuk rumah tangga.

“Hanya saja kami terkendala, karena saat ini pemasaran keset kaki dari sabut kelapa sangat rendah ditawar di pasaran. Untuk satu bal hanya Rp 130 ribu, sementara bahan baku Rp 2.700 per kg,” katanya.

Sementara itu, Sihar yang mendengarkan cerita di balik usaha kerajinan sabut kelapa tersebut mengaku sangat bangga. Karena kaum ibu turut serta terlibat dalam mendongkrak pendapatan keluarga. Secara otomatis akan berkontribusi pada perekonomian dan kesejahteraan.

Terkait dengan adanya kendala dalam pemasaran dan rendahnya nilai jual keset kaki kerajinan tangan tersebut, nantinya akan dicari solusi. Sebab kerajinan tangan seperti itu harus terus dikembangkan. (***)

Discussion about this post

Berita Terbaru

NEWS

Haji Ninong Terharu, Terawan Turun Langsung Ambil Darah untuk Imunoterapi

19 Agustus 2026 | 11:30 WIB
MEDAN CORNER

3 Remaja Jadi Dalang Diciduk Satresnarkoba Polrestabes Medan

19 Agustus 2026 | 10:01 WIB
NEWS

HUT ke-81 RI, Pelindo Regional 1 Belawan Maknai Kemerdekaan melalui Peran Pelabuhan

18 Agustus 2026 | 12:47 WIB
NEWS

Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan Ringkus Dua Pelaku Begal di KIM V

18 Agustus 2026 | 12:34 WIB
NEWS

Polda Sumut Berangkatkan 25 Ton Bantuan Kemanusiaan Tahap Pertama untuk Korban Gempa NTT

18 Agustus 2026 | 12:26 WIB
Sumut

Polda Sumut Perketat Patroli Malam HUT ke-81 RI, Brimob Sisir Titik Rawan Cegah Geng Motor dan Begal

17 Agustus 2026 | 20:42 WIB
MEDAN CORNER

Kado Beraksara Tiongkok di Hari Kemerdekaan, 622 Pod Getar Digagalkan Polrestabes Medan

17 Agustus 2026 | 13:39 WIB
Siantar

DPD KNPI Pematangsiantar Hadirkan Energi Pemuda di Karnaval Merah Putih, Arif Harahap Tegaskan Semangat Kebangsaan

17 Agustus 2026 | 11:52 WIB
Sumut

1.000 Spanduk Membentang di 7 Daerah, AMPDT Tantang Khas Hotel Parapat Buka-bukaan Soal Pajak, Limbah dan Buruh

17 Agustus 2026 | 10:46 WIB
Sumut

Merah Putih Berkibar di Astaka Pancing, Brimob Sumut Kawal Khidmatnya Upacara HUT ke-81 RI

17 Agustus 2026 | 10:45 WIB
Siantar

HUT ke-81 RI di Kampung Baru: FUTASI Pematangsiantar Perjuangan Satukan Warga dalam Upacara, Gotong Royong dan Kegembiraan

17 Agustus 2026 | 10:07 WIB
Sumut

HUT ke-81 RI, Brimob Sumut Perkuat Patroli di Medan, Titik Rawan Jadi Sasaran Pengamanan

17 Agustus 2026 | 08:38 WIB
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2026 Newscorner.id

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara penipu sport

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL

© 2026 Newscorner.id

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara penipu sport