PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Belawan memastikan aktivitas operasional di Pelabuhan Belawan tetap berjalan optimal meski sempat terjadi insiden munculnya asap di kapal KM Bintang Mas HSB 7, Jumat (10/4/2026).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.52 WIB di area kapal yang tengah berada di pelabuhan. Menindaklanjuti kejadian itu, tim gabungan segera melakukan penanganan cepat dan terkoordinasi di lokasi. Upaya pemadaman berlangsung selama beberapa jam hingga akhirnya api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 17.30 WIB.
Dalam proses penanganan, berbagai unsur dikerahkan untuk memastikan situasi terkendali. Dari sisi darat, pemadaman melibatkan mobil pemadam kebakaran serta pemanfaatan hidran dermaga. Sementara dari sisi laut, dua unit kapal tunda turut dikerahkan untuk membantu proses pemadaman dan pengamanan area sekitar kapal.
Seluruh rangkaian penanganan berada di bawah koordinasi Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Belawan, dengan melibatkan berbagai instansi terkait guna memastikan respons yang cepat dan efektif.
Executive General Manager Pelindo Regional 1 Belawan, Yusrizal, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga kelancaran operasional pelabuhan di tengah situasi tersebut.
“Kami memastikan penanganan dilakukan secara cepat dan terkoordinasi. Di saat yang sama, operasional pelabuhan tetap berjalan dengan baik sehingga pelayanan kepada pengguna jasa tidak terganggu,” ujar Yusrizal.
Ia juga menambahkan bahwa insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Selain itu, aktivitas kepelabuhanan tetap berlangsung normal tanpa adanya gangguan signifikan terhadap arus barang maupun jasa.
Pelindo Regional 1 Belawan memastikan akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait dalam melakukan evaluasi dan langkah antisipasi ke depan, guna menjaga keselamatan serta kelancaran operasional di kawasan pelabuhan.



