Kedatangan calon Wakil Bupati Simalungun Tumpak Siregar (TPS) ke Nagori Lias Baru, Kecamatan Bandar Masilam, Kabupaten Simalungun, Rabu (7/10/2020) disambut warga setempat. Begitu tiba, TPS langsung disambut dengan candaan warga.
Sudah Bapak rasakan gimana jalan ke nagori kita ini kan, Pak. Bapak naik mobil akan tetapi serasa naik delman kan, Pak…,” kata tokoh agama yang juga tokoh masyarakat Nagori Bah Lias, Selamat, yang disambut tawa masyarakat dan juga TPS.
Saat berbincang-bincang dengan TPS, Selamat mengatakan masyarakat tidak meminta banyak-banyak. Yang paling utama, katanya, adalah pembangunan jalan agar diperhatikan.
“Kami tidak meminta banyak-banyak dan rumit. Yang kami minta hanyalah pengurusan surat-surat dipermudah, dan yang paling penting tolonglah diperhatikan jalan ke kampung kami yang paling pelosok di Simalungun ini,” pintanya.
Setelah membaca visi dan misi pasangan Muhajidin Nur Hasim-Tumpak Siregar (Hasim-TPS0, Selamat mengaku siap berkomitmen memenangkan pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Simalungun nomor urut 2 itu. Apalagi, yang menjadi prioritas Hasim-TPS adalah jalan kita dan mempermudah pengurusan surat-surat.
TPS membenarkan yang menjadi prioritas utama dari visi misi Hasim-TPS adalah membangun jalan dan mempermudah pengurusan surat-surat.
“Makanya dalam program saya dan Bang Hasim itu adalah Jalan Kita. Itulah yang menjadi prioritas utama kita,” katanya.
Terkait pengurusan surat-surat, sambung TPS, ia dan Hasim sudah sepakat cukup di tingkat kecamatan.
TPS juga menegaskan, untuk mencapai cita-cita yang tertuang dalam visi misi itu, dibutuhkan dukungan dari masyarakat.
“Tanpa doa restu dan dukungan dari masyarakat, semua itu tidak akan tercapai,” tukasnya.
Sebelumnya, TPS mengunjungi warga di Nagori Bandar Rejo, Kecamatan Bandar Masilam. Di wilayah yang merupakan perbatasan Kabupaten Simalungun dengan Kabupaten Batubara itu, TPS mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah meluangkan waktu untuk bertatap muka dengannya.
“Saya mengucapakan terima kasih kepada bapak-ibu yang telah hadir meluangkan waktu untuk bertatap muka dan bercengkerama dengan saya,” sebut TPS.
Diakui TPS, Nagori Bandar Rejo merupakan wilayah ujung Kabupaten Simalungun, yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Batubara. Ia tahu, selama ini nagori tersebut sangat jarang tersentuh pembangunan.
“Saya tinggal di Perdagangan, di wilayah Simalungun bawah. Saya dan Bang Hasim asli kelahiran Simalungun bawah dan kami sudah berkomitmen untuk membangun Simalungun bawah. Namun wilayah Simalungun atas tidak akan kami tinggalkan, tetap akan kami bangun. Karena kemerataan pembangunan itu sangatlah perlu,” jelas suami Nuraini br Sirait itu.
Masih kata TPS, nantinya setelah Hasim-TPS menjadi Bupati-Wakil Bupati Simalungun maka pengurusan surat-surat paling jauh di kecamatan.
“Salah satu program prioritas kami, pengurusan berkas-berkas itu paling jauh di kecamatan. Kita juga akan menjadikan kantor bupati ada dua, satu di Simalungun atas dan satu lagi di Simalungun bawah,” terangnya.
Salah seorang warga, Sumarlan dalam pertemuan itu mengatakan Nagori Bandar Rejo adalah ujung dari Kabupaten Simalungun. Sampai saat ini, katanya, tidak pernah ada pembangunan. Apalagi untuk mengurus surat-surat sangat kesulitan karena jauh.
“Jadi harapan kita, tolonglah pengurusan berkas-berkas dipermudah. Janganlah sampai jauh kali. Kalau kita mengurus ke Raya, tidak hanya biaya dan tenaga yang habis, tetapi waktu kita juga termakan,” tukasnya.
Sumarlan menambahkan, harapannya paling besar Kabupaten Simalungun dimekarkan. Sehingga Nagori Bandar Rejo tidak lagi tertinggal.
“Kalau ada pemekaran, kan otomatis semua nagori ini bisa terjamah,” sebutnya.
Sumarlan dengan tegas mengatakan siap memenangkan Hasim-TPS menjadi Bupati dan Wakil Bupati Simalungun demi Kabupaten Simalungun yang Maju, Rukun, dan Sejahtera.
“Kita akan komitmen memenangkan Hasim-TPS. Karena yang kita ketahui mereka ini asli kelahiran Simalungun bawah. Jadi yang kita mau bupati kita kelahiran asli Simalungun bawah,” ujarnya.
Di sela-sela pembicaraan, TPS mengingatkan dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesehatan dan mematuhi protokol kesehatan pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). (*)




Discussion about this post