Seorang Anak Buah Kapal (ABK) nelayan dilaporkan hilang setelah melompat ke laut. Informasi tersebut diterima Basarnas Pos SAR Tanjungbalai Asahan pada Kamis(22/4) pagi sekitar pukul 6.45 WIB. Setelah mendapat laporan itu, Basarnas Pos SAR Tanjungbalai Asahan pun langsung bergerak ke TKP.
Informasi dihimpun, sesaat sebelum melompat ke laut, korban Fuja Sugito (27) warga Dusun Pengajian Desa Lalang, Keccamatan Medan Deras Kabupaten Batubara itu sedang memasak di atas kapal yang tengah melaju di perairan Tanjung Balai Asahan.
Namun tanpa diduga selang kompor tiba2 terlepas dan seketika menimbulkan kobaran api hingga membakar celana korban. Ia pun panik dan berusaha memadamkan api dengan cara melompat ke laut. Naas korban yang tidak bisa berenang langsung tenggelam ke dalam laut.
Di mana sebelumnya pada Rabu, 21 April 2021 sekitar pukul 10.00 WIB, ia bersama rekannya yang lain, berangkat dari Gudang TPI Dusun Sono, Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batubara hendak melaut mencari ikan dengan kapal yang dinakhodai Iram.
Saat melintas di Perairan PT. Inalum, sekitar pukul 10.30 WIB, korban yang tengah memasak dan terkena seburan api melompat ke laut untuk memadamkan api di pakaiannya. Di mana saat itu posisi kapal masih berjalan.
Mengetahui kejadian tersebut nahkoda kapal langsung memutar arah balik kapal menuju lokasi korban namun korban tidak terlihat lagi sehingga informasi tersebut langsung dilaporkan ke petugas siaga Rescuer pos SAR Tanjung Balai Asahan.
View this post on Instagram
Koordinator Pos SAR Tanjung Balai Asahan Sukroadi Sastrawijaya mengatakan pihaknya dapat laporan kejadian pada Kamis, sekitar pukul 06.45 WIB, kemudian tim langsung dikerahkan bersama Polairud dan potensi SAR lainnya menuju lokasi guna melakukan pencarian, Namun hingga sore korban belum diketemukan.
“Alhamdulillah, pagi tadi sekitar pukul 07.30WIB korban berhasil kita temukan bersama tim SAR Gabungan lainnya dari Polairud, BPBD Batubara, nelayan dan pemerintah setempat. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sejauh 6 Mil dari lokasi awal korban jatuh, kemudian langsung dievakuasi selanjutnya diserahkan kepada keluarga korban.”pungkasnya.
Dengan ditemukannya korban, maka operasi pencarian dinyatakan selesai dan ditutup, selanjutnya tim yang terlibat dikembalikan kekesatuan masing-masing.




Discussion about this post