Paus Fransiskus telah menunjuk Pastor Kornelius Sipayung OFMCap yang berusia 48 tahun sebagai Uskup Agung Medan menggantikan Mgr .Anicetus Bongsu Sinaga OFM Cap yang sudah memasuki masa pensiun.
Keuskupan Agung Medan kini memiliki uskup yang baru, setelah Paus Fransiskus mengumumkan penunjukkan Pastor Kornelius Sipayung OFM Cap sebagai pengganti Mgr Anicetus Bongsu Sinaga OFM Cap yang sudah memasuki usia pensiun.
Pengumuman penunjukkan Pastor Kornelius diumumkan oleh Uskup Sinaga pada 8 Desember dalam Misa di Gereja Katedral Medan.
Bersamaan dengan itu, uskup yang kini berusia 77 tahun itu menyatakan bahwa paus sudah menerima pengunduran dirinya, meski ia akan tetap bertugas sebagai administrator apostolik di Keuskupan Sibolga, pasca Mgr Ludovicus Manulang OFM Cap meninggal dunia pada September lalu.
Uskup terpilih Kornelius menjabat sebagai Provinsial untuk Kapusin Medan saat penunjukkannya.
Ia lahir pada 26 Agustus 1970 di Bandar Hinalang-Kabanjahe, Provinsi Sumatera Utara.
Ia mulaimenapaki jalan panggilan dengan masuk Seminari Menengah Christus Sacerdos Pematangsiantar.
Uskup baru ini ditahbiskan menjadi imam pada 11 Desember 1999. Tugas pertamanya kala itu adalah menjadi pastor paroki di Kabanjahe.
Pada tahun 2002, ia mendapat mandat studi teologi dogmatik di Universitas Gregoriana, Roma.
Kembali dari Roma, ia mengajar sejumlah mata kuliah terkait teologi di Sekolah Tinggi Filsafat dan Teologi Pematangsiantar.
Pada 2015, ia terpilih menjadi Provinsial Kapusin Medan dan terpilih kembali tahun ini untuk periode kedua, tugas yang mesti diembannya hingga 2021.
Uskup terpilih Sipayung adalah juga anggota Komisi Teologi Konferensi Waligereja Indonesia dan anggota Konferensi Kapusin se-Asia Pasifik.
Pastor Chrispinus Silalahi OFM Cap, Kepala Sekolah Seminari Menengah Christus Sacerdos Pematangsiantar mengatakan, saat mendengar penunjukkan Uskup terpilih Sipayung, ia spontan bersyukur dan bangga, karena uskup baru ini dari ordonya.
Namun, katanya, ada juga rasa terkejut karena usianya yang masih muda, 48 tahun.
“Bagi saya usia seorang uskup sebaiknya 55 tahun ke atas supaya lebih matang dan juga dari segi budaya tidak merasa sungkan kepada yang lebih senior,” katanya.
Namun, ia mengatakan, tetap menerima dengan penuh syukur penunjukan ini oleh Paus Fransiskus, yang tampaknya lebih memilih sosok yang bisa dengan muda merangkul generasi milenial dan memanajemen gereja sesuai dengan kemajuan zaman.
Keuskupan Agung Medan, yang berbasis di kota Medan memiliki jumlah umat sekitar 532,058 jiwa, berdasarkan data tahun 2014.(rel)




Discussion about this post