Pedagang yang selama ini kerap menjajakan dagangannya di sekitaran Jalan Mariam Tomong, Siantar Barat, tepatnya di Depan YP Sultan Agung, direlokasi oleh Satpol PP Kota Pematangsiantar, Sabtu (26/01/2019) pagi.
Relokasi ini dilakukan oleh Satpol PP karena selama ini wilayah tersebut terlihat kumuh akibat banyaknya pedagang ikan hias yang menjadikan saluran drainase sebagai lapak dagangan.
Untuk tempat barunya, pedagang ikan hias akan dipusatkan di Jalan Tenis, tepatnya di samping sekolah Taman Siswa, Jalan Kartini, Kota Siantar.
“Kita pindahkan di dekat sekolah Tamsis. Tidak di Jalan Kartini Bawah,” ujar Robert Samosir, Kasatpol PP Kota Pematangsiantar.
Selain untuk membersihkan, relokasi ini bertujuan untuk memperlancar jalur alternatif antara Jalan Diponogoro menuju Jalan Surabaya atau sebaliknya.
“Untuk penataan agar jalur alternatif ini bisa lancar tidak ada lagi gangguan akibat banyaknya pedagang ikan hias,” jelasnya.
Usai pedagang mengangkat barang dagangannya, akhirnya mobil Damkar Kota Pematangsiantar melakukan pembersihan di saluran drainase di jalan itu. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi tersumbatnya saluran drainase akibat sendimen yang menumpuk.
Atas hal tersebut Anggota DPRD Kota Pematangsiantar Herry Darmawan menyampaikan terimakasih kepada Pemko Pematangsiantar, Satpol PP, Damkar dan YP Sultan Agung yang cepat menanggapi keluhan masyarakat dalam menata kembali Jalan MariamTomong jadi jalan alternatif.
Ia juga mengajak warga lainnya untuk dapat bersama sama menjaga kebersihan agar drainase dapat berfungsi sebagaimana mestinya.(Sawal/Vay)




Discussion about this post