Setelah empat hari melakukan penyelidikan atas kasus pembunuhan H. Adam Nur Harahap (67) warga Lingkungan III, Pasar Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Paluta yang merupakan nazir mesjid itu, Satuan Reserse Kriminal Polres Tapsel berhasil mengungkap kasus dan menangkap pelakunya.
Disampaikan Kasat Reskrim Polres Tapsel, AKP Ismawansa kepada Newscorner.id, pihaknya telah mengungkap kasus tersebut dan mengamankan tersangka Chairul Anwar alias Kero (24) warga Desa Huta Padang, Kecamatan Hutaimbaru Kota Padangsidempuan.
“Peristiwa penganiayaan yang menyebabkan nazir mesjid itu tewas terjadi pada Senin (10/9) di di Kabupaten Padang Lawas Utara. Kasus tersebut berhasil terungkap berdasarkan hasil olah TKP serta keterangan saksi-saksi yang kita peroleh. Setelah didalami kita mendapatkan bukti petunjuk yang menjurus kepada tersangka,” jelasnya.
Lebih lanjut AKP Ismawansa menyampaikan pihaknya mengamankan tersangka pada Jumat (14/9) sekitar pukul 20.00 WIB di Jalan Willem Iskandar, Kecamatan Padangsidempuan Utara, Kota Padangsidempuan.
“Saat dilakukan penyelidikan, Chairul Anwar awalnya diketahui keberadaannya di daerah Sidabuan, Kecamatan Padangsidempuan Utara, Kota Padangsidempuan. Lalu kita mngatur strategi penangkapan,” ujarnya.
Mengetahui keberadaan tersangka tersebut, kemudian team yang dipimpin langsung oleh Kasatreskrim Polres Tapsel melakukan “maping” diseputaran Sadabuan.
Chairul Anwar tertangkap. Namun saat diamankan polisi ia melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri, lalu polisi segera mengambil tindakan tegas terukur.
Chairul roboh setelah timah panas mengenai kakinya. Ia pun dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Kota Padangsidempuan untuk mendapatkan perawatan medis. Kemudian ia dibawa ke Mapolres Tapsel untuk menjalani proses hukum.
Untuk motinya, disampaikan Kasat, pelaku ketahuan nazir masjid saat mencuri kotak amal dan ngelem. “Tersangka ketahuan korban mencuri kotak amal masjid dan ngelem,” terangnya.(Vay)




Discussion about this post