Berita Siantar News Corner
No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL
No Result
View All Result
Berita Siantar News Corner
  • SMSI
  • google news
  • danautoba.co.id
  • BERITA SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • BERITA PERISTIWA
Konsep Otomatis Konsep Otomatis
Iklan
Beranda RAGAM LIFESTYLE
Pengembangan Berkelanjutan Kawasan Danau Toba

Pengembangan Berkelanjutan Kawasan Danau Toba

Editor: NEWSCORNER.ID
27 April 2019 | 12:29 WIB
in LIFESTYLE
0
https://asset.barak.id/2026/09/VID-20260930-WA0005.mp4
Iklan
32
SHARES
15
VIEWS

Oleh : Saula Lestari Tampubolon

Mahasiswa Program Studi Manajemen Rekayasa, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Del

Semakin tingginya tuntutan pemenuhan terhadap kebutuhan masyarakat akan memicu timbulnya masalah dalam proses pembangunan, yang mana akan menyebabkan eksploitasi sumber daya alam secara terus-menerus.

Hal ini akan menyebabkan masalah lain yakni menurunnya kualitas lingkungan karena keterbatasan lingkungan dalam mempertahankan kelestariannya. Oleh karena kondisi diatas, diperlukan optimalisasi sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan yang tidak terbatas dengan menerapkan pembangunan berkelanjutan (BPS, 2015) .

Definisi dasar pembangunan berkelanjutan dikemukakan oleh Brundlandt pada tahun 1987 dalam laporan “Our Common Future”  yang diterbitkan oleh Komisi Lingkungan Hidup dan Pembangunan Dunia (World Commission on Environment and Development, WCED) sebagai pembangunan yang mampu memenuhi keperluan hidup manusia masa kini tanpa mengabaikan kemampuan generasi mendatang dalam memenuhi kebutuhan mereka (Agustina, 2007).

WCED dalam United Nations Conference on Environment and Development (UNICED) mengatakan untuk membantu dalam mengambil keputusan yang berfokus pada pembangunan berkelanjutan diperlukan indikator atau variabel pembangunan berkelanjutan sebagai acuan dalam mengukur pencapaian pembangunan berkelanjutan tersebut.

Pada area Danau Toba yang menjadi indikator dalam konsep keberlanjutan 3P antara lain: planet (lingkungan) yaitu kualitas air danau toba, melaksanakan sanitasi, limbah rumah tangga, people (sosial) yaitu suasana masyarakat saling menghargai, keterlibatan masyrakat dalam menjaga danau toba, profit (ekonomi) yaitu pendapatan perkapita masyarakat, pengeluaran perkapita, dan masyarakat pengguna air bersih.

Dalam paper berjudul “Experience and Lesson Learned Brief” yang disampaikan oleh menjelaskan bahwa Danau Toba tidak terbentuk karena peristiwa tunggal melainkan kombinai beberapa peristiwa yang kompleks. Dalam sejarah geologis bumi, pembentukan Danau Toba merupakan hasil dari aktivitas mega-vulkanik selama dua setengah juta tahun terakhir.

Daerah di sekitar Danau Toba dicadangkan khusus untuk tujuan konservasi yang berfungsi sebagai penyerapan ulang air, pengendalian polusi udara, stabilisasi tanah dan pencegahan erosi tanah. Pada tahun 1995 Elkington mengatakan bahwa dalam bentuk paling murni keberlanjutan dapat disimpulkan hanya dengan 3 kata yaitu Planet, People dan Profit yang mengukur nilai kesuksesan suatu perusahaan dengan tiga kriteria: ekonomi, lingkungan, dan sosial.

Profit merupakan orientasi utama dalam mencari keuntungan agar mampu menjamin dan mempertahankan tujuannya. Sedangakan People dijelaskan sebagai setiap orang atau lingkungan masyarakat (community) di mana objek berada tersebut berada. Serta Planet merujuk kepada lingkungan fisik yang berhubungan dengan objek, misalnya lingkungan berdirinya objek (The Pennsylvania State University, 2018). Terdapat kegiatan atau aktivitas manusia/ekonomi pada area Danau Toba yang menyebabkan kegagalan dalam mencapai 3P antara lain:

  1. Penurunan level permukaan air danau yang teridentifikasi disebabkan oleh penebangan hutan untuk memenuhi kebutuhan bahan baku PT.Indorayon dalam kegiatan industrinya,
  2. Budidaya keramba yang terus berkembang yang dimiliki oleh perusahaan asing. Limbah dari kandang dilepaskan secara bebas ke lingkungan Danau Toba yang akibat tidak diatur menyebabkan masalah lingkungan yang parah seperti polusi umum maupun kualitas air. Diperkirakan sepuluh ton makanan ikan setiap hari dibuang ke danau.
  3. Menjaga lingkungan yang bersih adalah salah satu aspek dari pengelolaan daerah aliran Danau Toba yang sangat terkait dengan perilaku masyarakat sekitar. Pihak yang tinggal di sekitar area Danau Toba menyalurkan limbah rumah tangga langsung ke danau dan polusi danau dari rumah tangga yang tidak diolah adalah masalah rumah tangga dan masyarakat, sehingga membutuhkan pengakuan faktor sosial dan budaya situasional tertentu.

Program yang dapat dilakukan dalam pengetahuan, tenologi dan inovasi dalam mencapai tujuan pada 3P antara lain: pengelolaan Teknologi Instalasi Pengolahan Air dan Instalasi Pengolahan Air Limbah untuk toilet, Gerakan Nasional Rehabiltasi Hutan dan Lahan (GERHAN) yang dilakukan oleh pemerintah di kawasan Danau Toba, dan manajemen program dan proses danau yaitu dengan membentuk Dewan Koordinasi Konservasi Ekosistem Danau Toba oleh Gubernur Sumatera Utara Tahun 2002 (Moedjojo, Simanjuntak, Hehanussa, & Lufiandi, 2017)

Berdasarkan di atas penulis berpendapata terdapat tantangan dan hambatan dalam melakukan pengembangan berkelanjutan pada area Danau Toba yaitu secara mendasar dari kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan sekitar Danau Toba.

Tantangan lainnya berasal dari keserakahan masyarakat yang lebih mengutamakan keuntungan (Profit) tanpa mempedulikan akibatnya terhadap lingkungan, Sebagai tambahan yaitu kurangnya pengetahuan dan pendidikan masyarakat yang akan berguna dalam menjaga kelestarian alam. Tantangan-tantangan yang telah disebutkan yang menyebabkan  sehingga pembangunan berkelanjutan tidak dapat berjalan dengan baik.

References

Connolly, D. (2009). A Review of Energy Storage Technologies. Limerick: University of Limerick.

Dosi, G., & Nelson, R. R. (2013). THE EVOLUTION OF TECHNOLOGIES: AN ASSESSMENT OF THE STATE-OF-THE-ART. Eurasian Business Review, 3-46.

Gray, A. (2017, January 11). What new technologies carry the biggest risks? Retrieved from What new technologies carry the biggest risks? | World Economic Forum: https://www.weforum.org/agenda/2017/01/what-emerging-technologies-have-the-biggest-negative-consequences/

Wahab, S. A., Rose, R. C., & Osman, S. I. (2012, January 1). Defining the Concepts of Technology and Technology Transfer: A Literature Analysis. Semantic Scholar, 5(No 1), 62. Retrieved from http://dx.doi.org/10.5539/ibr.v5n1p61

Wilhite, A., & Lord, R. (2006). Estimating the Risk of Technology Development. Engineering Management Journal, 18(No. 3), 3.

Discussion about this post

Berita Terbaru

Simalungun

Kapolres Hendri Barus Sampaikan Dirgahayu TNI ke-81, Tekankan Soliditas TNI-Polri

4 Oktober 2026 | 19:59 WIB
NEWS

Diklat Laskar Gerindra Sumut di Sibolangit, Bonauli Rajagukguk: Kaderisasi Harus Berujung Pengabdian

4 Oktober 2026 | 08:45 WIB
Siantar

Geng Motor hingga Knalpot Brong Jadi Sasaran, Polres Siantar Perketat KRYD

3 Oktober 2026 | 22:40 WIB
Simalungun

Warga Resah Bergerak, Polisi Bertindak: 7,17 Gram Sabu Disita di Ujung Padang

3 Oktober 2026 | 20:51 WIB
Simalungun

Truk Batu Bata Lumpuhkan Jalur Marjandi, Satlantas Simalungun Bergerak Cepat Jinakkan Kemacetan

3 Oktober 2026 | 18:51 WIB
Siantar

Ketua IKADIN Pematangsiantar Hadir di HUT ke-81 TNI, Serukan Kolaborasi dan Kedaulatan Pangan

3 Oktober 2026 | 15:21 WIB
Simalungun

Bhayangkari Turun Berbagi, Kapolres Simalungun: Polri Harus Hadir dan Dirasakan Masyarakat

3 Oktober 2026 | 10:47 WIB
Siantar

Kabel Menjuntai Ancam Pengguna Jalan, Satlantas Siantar Turun Tangan

3 Oktober 2026 | 10:30 WIB
Siantar

Malam-Malam, Bhabinkamtibmas Siantar Selatan Sambangi Pos Kamling: Kamtibmas Dijaga Bersama

2 Oktober 2026 | 23:29 WIB
Siantar

Dengar Keluhan Warga Pematang Asilum, Kapolres Simalungun Janji Hadir dan Bertindak

2 Oktober 2026 | 15:04 WIB
Siantar

Kasus Puskesmas Kahean Dibedah di MAPERCA PERMAHI, Akademisi hingga Kejaksaan Uji Batas Dugaan Korupsi

2 Oktober 2026 | 14:28 WIB
MEDAN CORNER

Antusias dan Interaktif, Kuliah Umum Kapolrestabes di Univa Medan Bahas Bela Negara dan Narkoba

2 Oktober 2026 | 13:49 WIB
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2026 Newscorner.id

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara sport

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL

© 2026 Newscorner.id

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara sport