Pria berusia 52 tahun bernama Holan situmorang, warga Aek Parumbunan, Kecamtan Sibolga, Kota Sibolga ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di Dusun Sopo Saba, Desa Pagaran Pisang, Kota Sibolga, Senin (18/6) sekitar pukul 16.00 Wib.
Istri korban, Melpina Hutagalung mengatakan, sehari sebelumnya, Minggu (17/6), korban berpamitan untuk pergi memikat burung dan berangkat membawa burung pemikat dengan mengenderai sepeda motor.
Selanjutnya pada sekitar pukul 11.00 Wib, seorang saksi melihat korban tiba di Dusun Sopu Saba dan memakirkan sepada motornya di halaman rumah Dani Silaban. Di sana, korban sempat mengatakan bahwa dirinya merupakan warga Parsingkaman dan hendak memikat burung di kawasan perladangan daerah tersebut.
Namun ditunggu hingga pukul 22.00 Wib, korban belum kembali ke tempat dimana ia memarkirkan sepeda motornya yang masih terparkir di halaman rumah warga Dani Silaban. Tak lama, saksi pun memberitahukan pada masyarakat sekitar dan menghubungi warga Parsingkaman untuk memberitahukan hal. Namun, tak satupun dari mereka yang mengenali pemilik sepeda motor Yamaha Vega ZR dengan nomor polisi BB 5387 NJ itu.
Esoknya, Senin (18/6) sekitar pukul 09.00 Wib, istri korban bertanya pada masyarakat Parsingkaman dan memberitahukan bahwa suaminya pemikat burung semalaman tidak pulang ke rumah. Selanjutnya, istri korban dibantu warga sekitar melakukan pencarian dan menemukan korban tergeletak di depan gubuk dan telah meninggal dunia.
Atas kejadian tersebut, aparat kepolisian setempat langsung tiba di lokasi kejadian dan melakukan olah TKP. Dari hasil pemeriksaan kepolisian, tidak ada ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan. Demikian juga dengan barang-barang milik korban berupa sepeda motor dan uang tunai Rp 110 ribu.
Sementara itu, istri korban kepada polisi menjelaskan bahwa suaminya tersebut menderita penyakit jantung dan bersedia menolak otopsi. (Dhev)




Discussion about this post