Di tengah upaya menjaga stabilitas keamanan sekaligus membangun karakter generasi muda, Polres Samosir terus menunjukkan langkah nyata dengan merangkul berbagai elemen masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan silaturahmi bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat yang digelar di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Samosir, Selasa (14/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kapolres Samosir, Rina Sry Nirwana Tarigan, dan dihadiri sejumlah tokoh penting lintas agama serta unsur Forum Koordinasi Umat Beragama (FKUB). Hadir pula Kepala Kantor Kemenag Samosir Tawar Tua Simbolon, Praeses HKBP Distrik VII Samosir Rintalori Sianturi, Ketua FKUB JM Sinaga, serta Ketua MUI Erwansyah.
Suasana berlangsung khidmat sejak awal acara—dimulai dari menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama, hingga penyerahan cendera mata. Namun lebih dari sekadar seremoni, pertemuan ini menjadi ruang dialog terbuka untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Dalam sambutannya, Kepala Kemenag Samosir menekankan pentingnya menjaga toleransi sebagai fondasi utama kehidupan masyarakat yang harmonis. Ia juga mengajak seluruh pihak menjadikan forum tersebut sebagai sarana diskusi konstruktif dalam menyikapi berbagai persoalan keagamaan.
Pandangan serupa disampaikan Ketua MUI Samosir yang menilai kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kerja sama lintas sektor. Sementara itu, Praeses HKBP Distrik VII Samosir mengapresiasi inisiatif kepolisian yang dinilai mampu menjaga stabilitas keamanan melalui pendekatan dialogis.
Menariknya, dari perspektif lintas agama, Kabupaten Samosir juga diingatkan sebagai destinasi pariwisata yang harus dijaga bersama. Keamanan dan kenyamanan bukan hanya menjadi kebutuhan masyarakat lokal, tetapi juga bagi wisatawan yang datang. Apresiasi pun diberikan kepada jajaran kepolisian atas keberhasilan mengatur arus lalu lintas selama libur Lebaran.
Di sisi lain, sejumlah masukan konstruktif turut disampaikan, seperti perlunya penertiban praktik perjudian serta menjaga konsistensi toleransi yang selama ini telah terjalin dengan baik.
Menanggapi berbagai hal tersebut, Kapolres Rina Sry Nirwana Tarigan menegaskan komitmen jajarannya dalam menjaga harkamtibmas, meskipun dihadapkan pada keterbatasan personel. Ia juga memastikan bahwa penertiban balap liar akan menjadi perhatian serius guna mencegah potensi gangguan keamanan dan kecelakaan lalu lintas.
Tak hanya itu, langkah preventif juga disiapkan melalui program *Police Goes to School*. Program ini dirancang untuk menyasar kalangan pelajar dengan fokus pada edukasi hukum, pembinaan karakter, serta penanaman disiplin sejak dini.
“Kenakalan remaja adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap adanya sinergi antara kepolisian, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan dunia pendidikan untuk membentuk generasi muda yang berakhlak baik dan taat hukum,” tegas Kapolres.
Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi diskusi interaktif, doa bersama, serta foto bersama dalam suasana penuh keakraban. Hingga berakhir pada pukul 12.00 WIB, seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Lebih dari sekadar pertemuan, silaturahmi ini menjadi simbol kuat bahwa menjaga keamanan daerah dan membina generasi muda bukanlah tugas satu pihak semata. Kolaborasi antara kepolisian, tokoh agama, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan Samosir yang damai, toleran, dan berdaya saing di masa depan.



