Berita Siantar News Corner
No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL
No Result
View All Result
Berita Siantar News Corner
  • SMSI
  • google news
  • danautoba.co.id
  • BERITA SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • BERITA PERISTIWA
Konsep Otomatis Konsep Otomatis
Iklan
Beranda NEWS Peristiwa
Polres Simalungun Ungkap Jaringan Narkoba Beromset Milyaran

Polres Simalungun Ungkap Jaringan Narkoba Beromset Milyaran

Editor: NEWSCORNER.ID
23 September 2018 | 16:26 WIB
in Peristiwa
0
https://asset.barak.id/2026/09/VID-20260930-WA0005.mp4
Iklan
26
SHARES
15
VIEWS

Sat Res Narkoba Polres Simalungun mengamankan sujumlah pengedar yang terlibat sindikat narkoba di Siantar dan Simalungun. Tidak tanggung-tanggung, transaksi per bulannya mencapai Rp 1,5 miliar.

Pengungkapan jaringan ini berlangsung selama sekitar 2 bulan. Ada 11 orang yang ditangkap. Sayangnya, bandarnya berinisial BD belum berhasil diamankan. BD kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Meski begitu, kaki tangan BD berhasil diringkus. Dia adalah Boydora Samosir (33), warga Jalan Silimakuta, Kelurahan Tambang Galung, Kecamatan Siantar Barat.

“Rekening koran Boydora sudah kita sita. Nomor rekeningnya sudah kita blokir. Kita lihat dari rekening koran Boydora, transaksi per bulan itu Rp1,5 miliar. Boydora memakai rekening BCA dan Mandiri,” ungkap Kapolres Simalungum AKBP Marudut Liberty Panjaitan saat konferensi pers di Asrama Polisi, Jalan Asahan, Kecamatan Siantar Timur, Minggu (23/9/2018) siang.

Beberapa orang lainnya yang masuk dalam jaringan Boydora adalah Ermansyah Lubis (58) dan Abdul Khoir Nasution (33). Keduanya merupakan warga Tebing Tinggi dan berperan sebagai kurir.

Kamaluddin Munthe (59), warga Jalan Handayani, Kelurahan Bah Kapul, Kecamatan Siantar Sitalasari, yang membeli sabu dari Boydora.

Sarel alias Brekele (41), warga Jalan Singosari Gang Sadum, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat, yang membeli sabu dari Kamal.

Okto Piringadi Simarmata (38), warga Jalan Rakutta Sembiring, Kelurahan Naga Pita, Kecamatan Siantar Martoba, yang membeli sabu dari Sarel.

Doni Kusuma (28), warga Jalan Rakutta Sembiring, Kelurahan Naga Pita, Kecamatan Siantar Martoba, yang membeli sabu dari Okto.

Abdul Rifai (26), warga Jalan H Ulakma Sinaga, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, yang  membeli sabu dari Doni,

Kemudian, Indra Tazas (30), Jalan Sibatu-batu, Kelurahan Bah Kapul, Kecamatan Siantar Sitalasari, dan Syafrizal Sinaga (23), Jalan Sibatu-batu, Kelurahan Bah Kapul, Kecamatan Siantar Sitalasari, yang membeli sabu dari Boydora.

Suarno alias Arnol (23), warga Jalan Raya, Kelurahan Timbang Galung, Kecamatan Siantar Barat, dan Muhammad Fauzi (44), warga Jalan Medan, Kelurahan Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, yang membeli sabu dari Tazas.

“Boydora ini sekali belanja (sabu) itu 1 ons dengan harga Rp100 juta. 1 ons itu bisa laku dalam seminggu. Boydora belanja dari Banyumas, Lampung, Jawa Timur,” lanjut Liberty.

Untuk mengelabui bisnis peredaran narkoba tersebut, kata Liberty, Boydora membuka usaha warung internet (warnet) di rumahnya.

“Boydora juga melayani penjualan (sabu) di warnet itu. Ada kamar di sana untul tempat transaksi. Ada CCTV, tempat untuk melarikan diri (ketika digerebek) dari lantai 2 warnet juga disediakan,” bebernya.

Liberty memaparkan, setiap orang dalam jaringan tersebut memiliki peran masing-masing. Oleh sebab itu, pihaknya membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengungkapnya.

“Kita menyamar sebagai pembeli. Ermansyah Lubis kita tangkap di Serbelawan. Kemudian, kita kembangkan dan kita tangkap dari beberapa lokasi di Siantar dan Simalungun,” paparnya.

Setelah menangkap Boydora di rumahnya, sambung Liberty, pihaknya kemudian melakukan pengembangan ke rumah Tazaz.

“Barang Boydora disimpan di rumah si Tazaz. Yang menjaga itu Muhammad Fauzi. Fauzi ini militan, siap menyerang. Fauzi juga punya trek record pembunuhan. Keluarga Tazas juga melawan. Tapi karena kita didukung masyarakat setempat, kita berhasil menangkapnya,” terangnya.

Di sisi lain, Kamal Munthe diringkus saat sedang memakamkan salah satu keluarganya di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Kristen, Kecamatan Siantar Selatan.

“Sebelum kita tangkap, Kamal sudah berpindah-pindah tempat. Kamal sudah kita cari selama sebulan. Setelah dapat informasi yang tepat, langsung kita tangkap di lokasi pemakaman itu. Tidak ada perlawanan saat kita tangkap,” jelas Liberty.

Terkait keberadaan bandar berinisial BD tersebut, Liberty menuturkan bahwa pihaknya mengalami kendala karena Boydora maupun para kurirnya tidak pernah bertemu dengan BD.

“Komunikasinya via telepon. Tidak pernah bertemu. BD menyuruh mereka mengambil barang (sabu) dari lokasi yang sudah ditentukan.
Untuk Erwansyah Lubis, digaji Rp1 juta untuk mengantar 1 ons sabu.

Erwansyah ini juga baru 3 hari keluar dari penjara. Kasusnya narkoba juga. Dan orang-orang dalam sindikat ini adalah residivis narkoba,” bebernya.

Kendala lainnya, kata Liberty, nomor handphone BD sudah tidak dapat dihubungi lagi dan tidak ter-register. “Sesuai penyelidikan, nomor telepon itu pun baru 2 hari dipakai BD. Dan informasinya BD ini orang Aceh,” katanya.

Ke depan, Liberty menegaskan, pihaknya masih akan mengungkap peredaran narkoba, khususnya yang dilakukan Kamal Munthe. “Banyak transaksi narkoba yang dilakukan Kamal di Siantar. Itu akan kita ungkap,” tegasnya.

11 orang dalam sindikat ini pun sudah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka diganjar Pasal 112 dan 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.

Adapun barang bukti yang disita diantaranya 77,91 gram sabu, sejumlah handphone, dan rekening koran.(RIDHO)

Discussion about this post

Berita Terbaru

NEWS

Peringati Hari Pelindo ke-5, Pelindo Regional 1 Belawan Refleksikan Perjalanan dan Semangat Transformasi

1 Oktober 2026 | 17:59 WIB
NEWS

Pelindo Regional 1 Potong Tumpeng Peringati Hari Pelindo ke-5

1 Oktober 2026 | 16:57 WIB
NEWS

Pelindo Regional 1 Gelar Upacara Memperingati Hari Kesaktian Pancasila

1 Oktober 2026 | 15:16 WIB
Siantar

Curanmor Dilaporkan Lewat CC 110, Polisi Langsung Sisir TKP Jalan Simbolon

30 September 2026 | 22:23 WIB
MEDAN CORNER

Satresnarkoba Polrestabes Medan Ringkus Pengedar Sabu di Medan Johor

30 September 2026 | 22:09 WIB
NEWS

Putusan MA Telah Inkracht, Pemohon Minta PN Pematangsiantar Eksekusi Tiga Objek Sengketa

30 September 2026 | 17:18 WIB
NEWS

SOL Tak Sekadar Beri Bibit, Bangun Kapasitas Petani untuk Ekonomi Berkelanjutan

30 September 2026 | 16:20 WIB
Siantar

Pemko Pematangsiantar Perkuat Literasi di Tengah Banjir Informasi Digital

30 September 2026 | 15:20 WIB
Simalungun

Upah Lembur Dibayar Berdasarkan Penetapan Wasnaker, Eks Buruh Khas Hotel Parapat: Terima Kasih Pak Gubsu dan Kadisnaker Sumut

30 September 2026 | 14:58 WIB
Simalungun

Kawal Pengecekan Jembatan Garuda, Kapolsek Silou Kahean Perkuat Sinergi TNI-Polri

30 September 2026 | 13:46 WIB
Siantar

Wali Kota Wesly Buka Edukasi Pasar Modal, Dorong Masyarakat Pematangsiantar Cerdas Kelola Keuangan

30 September 2026 | 13:25 WIB
Siantar

AKP Simon Simatupang Gandeng Majelis Taklim: 1.000 Anggota Diajak Jadi Pelopor Keselamatan di Jalan

30 September 2026 | 11:53 WIB
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2026 Newscorner.id

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara sport

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL

© 2026 Newscorner.id

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara sport