Kematian pria yang ditemukan tewas tergantung di dalam kamarnya di Lingkungan l Pekan Ujung Padang Kelurahan Ujung Padang Kecamatan Ujung Padang, Kabupaten Simalungun kini dalam penyelidikan polisi.
Penemuan jenazah Edi Syah Putra alias Gindul (42) Minggu (16/6/2019) sekitar pukul 09:00 WIB itu pun membuat geger Warga Lingkungan l Pekan Ujung Padang. Korban ditemukan dengan leher terikat oleh seutas tali yang tersambung dengan tangga loteng rumah.
Indentifikasi kepolisian, bahwa kaki korban tidak tergantung dan menyentuh lantai. Sementara, Lidah tidak terjulur. Seperma atau air seni tidak keluar, simpul tali seperti diikat. Tangan dapat meraih atau memegang tangga untuk naik keloteng serta tangan korban posisi mengenggam.
Pada Minggu (16/6) sekitar pukul 08.30 WIB, empat orang masing-masing Juned, Guru, adik tiri korban ( satu ayah lain ibu dengan korban) Baby alias Mami warga Simoang mayang Perdagangan Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun dan korban Edi Syah Putra alias Gindul, datang ke rumah Bambang Sudirman.
Selanjutnya Bambang pun permisi kepada korban untuk mengangon lembu. Namun saat itu ia dicegah korban dengan mengatakan “jangan pergi dulu kau dek karena aku dengan Juned lagi bertengkar,” akan tetapi pemilik rumah tetap pergi dari rumah untuk mengangon lembu.
Selanjutnya sekitar pukul 09.15 WIB Sri Rezeki bertemu dengan Juned di pekan Ujung Padang dan Juned mengatakan “bahwa korban sudah gantung diri di rumahnya” .
Namun saat itu Sri Rejeki menganggap perkataan Jened hanya gurauan/canda. Kemudian selang beberapa menit kemudian Sri melihat warga berdatangan ke rumahnya lalu melihat korban posisi sudah tewas tergantung. bersama Marko mereka pun menghubungi Bambang agar pulang ke rumah dan selanjutnya warga menghubungi pihak kepolisian
Kanit Jahtanras Polres Simalungun, Iptu Hengky Siahaan kepada Newscorner.id menyampaikan pihak krepolisian masih menyelidiki dan mendalami kejadian tersebut.




Discussion about this post