Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pematang Siantar, Renova Suryani Panjaitan (38), ditemukan tewas tergantung di rumahnya, Perumahan Pondok Indah, Jalan Nagahuta, Kelurahan Setia Negara, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Pematang Siantar, Rabu (1/11) sekitar pukul 06.10 WIB. Diketahui, Renova merupakan istri anggota Polri di Polres Simalungun, sekaligus anggota Bhayangkari.
Kapolres Pematang Siantar AKBP Yogen Heroes Baruno melalui Kasat Reskrim AKP Banuara Manurung menjelaskan, sesuai keterangan para saksi, Selasa (31/10) sekira pukul 08.00 WIB, suami korban, Jefry Gultom (37) tiba di rumah. Saat itu, Jefry yang merupakan personel Polres Simalungun melihat istri dan anak-anaknya beraktivitas seperti biasa.
Hingga kemudian malamnya, sekitar pukul 21.30 WIB, Renova bersama anak sulung mereka masuk ke kamar tidur. Sedangkan Jefry masih mengerjakan berkas pekerjaan dari kantor.
Selanjutnya, sekitar pukul 23.00 WIB, Jefry bersama dua anak mereka yang lain tidur di kamar yang berbeda.
Hingga kemudian, keesokan harinya, Rabu (1/11) sekira pukul 06.05 WIB, Jefry terbangun dari tidurnya. Ia curiga karena karena biasanya setiap pagi sang istri sudah membangunkan dirinya dan anak-anak mereka.
Jefry makin bingung karena anak-anak mulai menanyakan keberadaan ibunya.
“Papi, mana mami?” tanya anak-anak, seperti ditirukan Jefry.
Dengan penuh kebingungan dan curiga, Jefry menuju dapur dan membuka pintu dapur. Saat itulah ia melihat istrinya dalam keadaan tergantung. Ketika diperiksa, diyakini sang istri sudah tidak bernyawa.
Segera, Jefry menghubungi Kapolsek Siantar Martoba. Tak lama, personel Opsnal Sat Reskrim dipimpin Kanit Jatanras Polres Pematang Siantar bersama Kanit Reskrim Polsek Siantar Martoba dan personel SPKT dan tim Inafis mendatangi lokasi kejadian.
Mereka pun menemukan korban telah tergantung di belakang pintu dapur. Segera, pihak kepolisian mengevakuasi korban dan melakukan olah TKP.
Kepada polisi, Jefry mengatakan terhitung sejak Mei lalu, telah terjadi perubahan sikap dan kebiasaan istrinya.
“Istri saya berubah sejak pindah tugas ke seksi lain di Dinas Kesehatan Kota Pematang Siantar,” terangnya.
Sejak pindah tugas, meskipun masih di dinas yang sama, kata Jefry, istrinya kerap pulang lama dari kantor. Alasannya, pekerjaan sangat padat, dan tidak sempat mengurus sekolah anak-anak dan rumah tangga. Sehingga Jefry-lah yang selama ini mengerjakan pekerjaan rumah tangga.
“Sejak itulah istri saya sering melamun di rumah dan di tempat kerjanya,” sebut Jefry.
Diakui Jefry, ia sempat mengatakan jika istrinya tidak betah di tempat tugas yang baru, agar mereka urus perpindahannya.
“Kata istri saya, sudah diurusnya, namun tidak berhasil,” tukas Jefry.
Jenazah Renova telah dibawa keluarganya ke Kisaran, Kabupaten Asahan dan tidak dilakukan otopsi.
Selain meminta keterangan Jefry, polisi juga mengumpulkan keterangan dari beberapa saki. Di antaranya, Ernawati Barus (62) yang merupakan tetangga, Sahrul Efendi (54) selaku Ketua RT), dan Lia Nurjana (47) yang juga tetangga. (rel)

