Pembunuhan Jasiaman Purba alias Oppung (53) warga Jalan Teratai, Lingkungan 7, Kelurahan Pahlawan, Binjai Utara, membuat masyarakat Kota Binjai heboh, khususnya warga seputaran rumah Jasiaman.
Setelah dinyatakan menghilang selama 3 hari dan ditemukan membusuk di dalam parit yang dicor semen.
Ternyata pria bertato Naga itu dibunuh oleh Hardi Haloho (42), seorang supir yang tinggal di Jalan Suka Damai, Kelurahan Suka Ramai, Binjai Barat.
Hasil pemeriksaan polisi terhadap pelaku, dia membunuh Jasiaman atas suruhan Rosmalinda br Saragih (51) istri Jasiaman sendiri.
Usai membunuh Jasiaman, Hardi Haloho mendapat upah Rp 2 juta, dari Rosmalinda.
Kapolres Binjai AKBP Donald P Simanjuntak melalui Kasat Reskrim AKP Hendro Sutarno menjelaskan, dari hasil pemeriksaan kedua tersangka, diketahui Rosmalinda menghubungi Hardi Haloho untuk menghabisi nyawa Jasiaman yang saat itu sedang tidur.
“Disaat korban sedang tidur pulas di kamar, Rosmalinda menelepon Haloho dan menyuruh untuk beraksi (membunuh),” kata Hendro, Sabtu (14/4/2018) pukul 20.00 WIB.
Perwira yang pernah menjadi anggota Densus 88 Anti Teror Polri tersebut mengatakan, kalau pelaku Haloho langsung masuk ke dalam kamar dan menikami dada korban.




Discussion about this post