Aksi kejar-kejaran layaknya film action antara polisi dan tersangka pengedar narkoba terjadi di Jalan lintas Sumatera (Jalinsum) Asahan-Tanjungbalai tepatnya dari Desa Hessa Air Genting hingga Kisaran.
Mobil Honda CRV BK.7114 DA warna hitam yang diduga menggunakan plat paslu akhirnya terhenti setelah mobil masuk parit pembatas kebun PTPN III Kebun Seidadap, Minggu (8/4) sekira pukul 20.30 Wib.
Mobil yang dikendarai tersangka pengedar narkoba yang masuk ke parit di Sei Dadap Asahan ditarik mobil derek.
Mobil yang dikendarai tersangka pengedar narkoba yang masuk ke parit di Sei Dadap Asahan ditarik mobil derek.
Pengejaran terhadap tersangka pengedar narkoba itu pun menjadi tontonan warga yang berada di Jalinsum.
Setelah mobil yang dikendarai tersangka nyungsep ke parit warga langsung berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian.
Menurut keterangan Kasat Res Narkoba Polres Asahan AKP Wilson Siregar saat berada di lokasi kejadian membenarkan adanya penangkapan terhadap seorang lelaki berpawakan kecil yang mengendarai kendaraan roda empat jenis Honda CRV warna hitam BK.7114 DA yang diduga plat nomor palsu tersebut.
Wilson Siregar mengatakan, pengemudi tersebut diduga membawa narotika dan sesampainya di Jalinsum Kelurahan Kedai Ledang Kisaran, polisi memberikan tembakan peringatan agar tersangka menghentikan laju kendaraannya.
Namun bukannya mengindahkan peringatan polisi, Pengemudi kendaraan tersebut malah berbalik arah.
Persisnya di depan loket bus ALS dan kendaraan tersebut berbelok hendak kearah dusun 3-4 perkebunan Sei Dadap. Kendaraan tersebut berhenti dikarenakan masuk parit pembatas kebun PTPN III Sei Dadap.
“Satu terduga tersangka narotika dapat kami amankan, dan barang bukti narkotika setelah dilakukan pengecekan didalam mobil tersebut dengan disaksikan Kepala Dusun Sei Dadap memang terdapat barang yang kami curigai, namun demikian kami masih melakukan pengecekan ulang terhadap barang yang dibawa oleh tersangka tersebut,” ucapnya.
Wilson menambahkan, saat ini polisi melakukan pengembangan atas penangkapan ini ke rumah tersangka yang berada di daerah Siumbu umbut Kisaran Timur.
“Untuk sementara kami belum dapat memberikan keterangan lebih rinci, mohon bersabar dan setelah pengungkapan kasus ini selesai akan kami kabari,” pungkasnya. (***)
sumber:Taslabnews.com




Discussion about this post