Asahan | Dalam menjalankan program-program pemerintah Kabupaten Asahan mengenai penanganan wabah virus corona, maka dengan itu Babinsa Koramil 10/Sei Kepayang jajaran Kodim 0208/Asahan, Serka S J Daulay turut serta melaksanakan kegiatan Razia gabungan dalam rangka Operasi Yustisi Pendisiplinan Protokol Kesehatan di wilayah Kecamatan Sei Kepayang Kabupaten Asahan. Operasi Yustisi tersebut berlokasi di Jalan Besar Sei Kepayang depan Kantor Polsek Kecamatan Sei Kepayang, Kabupaten Asahan, Kamis (24/09/2020).
Sasaran dalam razia gabungan kali ini adalah masyarakat yang melakukan aktifitas depan Kantor Polsek Kecamatan Sei Kepayang, baik itu yang hanya pejalan kaki maupun pengendara agar tetap mematuhi aturan protokol kesehatan sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 yang hingga sampai saat ini belum berakhir, masih menjadi pandemi “Tranding Topic Dunia”, termasuk Indonesia, khususnya di Kabupaten Asahan. “Selain itu juga untuk mendisplinkan masyarakat, agar tidak mengadakan kegiatan yang melibatkan banyak orang atau berkumpul dengan kerumunan massa dalam jumlah yang besar,” ungkap Babinsa.
Penerapan razia gabungan dalam rangka Operasi Yustisi untuk mendukung kebijakan Pemerintah Pendisplinan Protokol Kesehatan menuju New Normal yang sejahtera. Razia ini, berlaku baik di Kabupaten maupun Kota, karena masyarakat harus tetap waspada. Penerapan physical distancing, pemakaian masker serta wajib cuci tangan harus tetap dilaksanakan, pada saat sebelum dan sesudah melaksanakan kegiatan. “Hal ini dilakukan agar penyebaran virus Covid-19 bisa segera dihentikan penularannya,” tutup Babinsa Serka S J Daulay. Instansi tetkait yang turut hadir dalam kegiatan ini adalah dari Polek Kecamatan Sei Kepayang diantaranya Kapolsek Iptu Sabran Panjaitan dan Kanit Polsek Iptu Efendi Zega, dan dari Puskesmas Sei Kepayang diantaranya Ibu lilis, Ibu Nurmali, dan Bapak Sukmawan. Serka S J Daulay berharap TNI, Polri dan ASN Kecamatan Sei Kepayang terus bersinergi bersama – sama menegakkan Disiplin Protokol Kesehatan guna mencegah Virus Covid 19.




Discussion about this post