Sejak dipercaya menjabat sebagai Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polrestabes Medan pada Februari 2025, AKBP Bayu Putro Wijayanto, S.E., S.I.K., M.H., M.I.K. menunjukkan kinerja menonjol dalam penanganan berbagai kasus kriminalitas tinggi di wilayah Kota Medan dan sekitarnya. Dalam periode Februari 2025 hingga Maret 2026, ia memimpin pengungkapan 18 kasus pembunuhan serta 142 kasus kejahatan 3C yang meliputi curas, curat, dan curanmor, dengan total 174 tersangka.
Dari total 142 kasus 3C tersebut, rinciannya mencakup 40 kasus curas dengan 35 tersangka, 55 kasus curat dengan 85 tersangka, dan 47 kasus curanmor dengan 54 tersangka. Angka ini menjadi capaian signifikan yang menunjukkan efektivitas penegakan hukum di bawah kepemimpinannya.
Pengungkapan 18 Kasus Pembunuhan (Februari 2025 – Maret 2026)
Selama setahun menjabat, AKBP Bayu memimpin penanganan serangkaian kasus pembunuhan yang terjadi di berbagai kecamatan dan wilayah penyangga Kota Medan. Pengungkapan tersebut meliputi:
- Februari 2025: Pembunuhan driver online di Kutalimbaru; pembunuhan di Selambo, Percut Sei Tuan
- Maret 2025: Pembunuhan di Sunggal; pembunuhan anak di Medan Kota
- April 2025: Pembunuhan di Sunggal; pembunuhan driver online di Helvetia
- Mei 2025: Pembunuhan bayi di Medan Timur
- Juli 2025: Pembunuhan di Helvetia
- Agustus 2025: Pembunuhan di Tembung; pembunuhan di Kutalimbaru
- September 2025: Pembunuhan di Sunggal
- Oktober 2025: Pembunuhan di Tembung; pembunuhan di Helvetia
- November 2025: Bunuh diri di Percut Sei Tuan; pembunuhan di Patumbak
- Desember 2025: Pembunuhan ibu kandung di Sunggal
- Februari 2026: Pembunuhan bayi di Medan Timur
- Maret 2026: Pembunuhan di Area
Rangkaian pengungkapan tersebut memperlihatkan respons cepat dan kemampuan analisis kriminal yang kuat dalam menangani kejahatan dengan dampak sosial tinggi.
Latar Belakang dan Riwayat Pendidikan
AKBP Bayu Putro Wijayanto berasal dari Sleman, Yogyakarta, dan merupakan alumni Akademi Kepolisian 2009 B Dharmaksatria. Ia menempuh pendidikan umum dan kepolisian secara berjenjang, antara lain:
- S1 Ekonomi – Universitas Teknologi Yogyakarta (2005)
- Akademi Kepolisian – Lulusan Angkatan 42 (2009)
- S1 PTIK – 2015
- Magister Hukum – Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin (2019)
- S2 PTIK – 2020
- Sespimen Polri Dikreg 64 – 2024
Perjalanan Karier Kepolisian
Sebelum bertugas di Medan, AKBP Bayu telah mengisi sejumlah jabatan operasional dan strategis di berbagai wilayah. Ia pernah berdinas di Polrestabes Surabaya (Polda Jawa Timur), menjabat Kapolsek dan Kasat Reskrim di jajaran Polda Kalimantan Selatan, hingga bertugas di Ditreskrimsus Polda Jawa Tengah.
Pengalaman bertugas di tiga pulau dan beberapa tipe wilayah hukum—metropolitan, urban, hingga wilayah khusus—membentuk kematangan profesional AKBP Bayu dalam penanganan kejahatan konvensional maupun kejahatan berkarakteristik khusus.



