Dia mengaku gembira dengan bertambahnya pintu masuk wisatawan ke Danau Toba. Menpar juga mengapresiasi program Famtrip yang dijalankan oleh BPODT di awal triwulan kedua ini.
Kata Menpar, wisatawan harus dibuat enjoy, wisatawan harus dibuat nyaman agar mereka bisa kembali lagi menyambangi Indonesia.

Famtrip atau Familiarization Trip adalah pengenalan destinasi yang bertujuan mempromosikan Indonesia dengan konsep ‘seeing is believing’ atau arti harafiahnya, alami sendiri lalu yakinlah bahwa Indonesia itu mengagumkan.
”Program Famtrip ini sangat efektif agar wisatawan bisa bercerita ke manapun, termasuk juga bisa melalui sosial media, maka dari itu layani wisatawan dengan baik dan profesional. Kita juga harus terus bergerak cepat.
Kita tidak boleh lambat dan menjadi tertinggal. Peta persaingan ke depan adalah yang cepat menyalip yang lambat, bukan yang besar menginjak yang kecil.
Muaranya harus bergerak cepat dan agresif. Harus terus bergerak menciptakan quick wins, dengan cara-cara cerdas, dan terus berinovasi seperti yang dilakukan dalam menyambut Cruise ini,”kata Menpar Arief Yahya.(REL/BPODT)




Discussion about this post