Saat itu, Roy mengungkit kata-kata Emi yang melarang keluarganya datang jika Emi melahirkan anak mereka.
Begitu mendengar ucapan Roy, Emi mengatakan, “Kau Roy, karena apa kularang? Karena pernah kau larang mamakku datang pas aku diopname.”
Lantas ibunda Emi, menambahkan, “Kan kau larangnya aku datang waktu itu kalau tak ada bawa uang.”
Namun Roy membantah.
“Mana ada kularang! Trus, kenapa pernah inang bilang aku si dua jambar?” tukas Roy.
Lalu, Roy langsung berdiri dan marah-marah kepada mertuanya.
“Enak kali kau bilang aku si dua jambar. Buktinya borumu bunting kubuat,” cetus Roy.
Tak hanya itu, ucapan Roy makin melecehkan mertuanya.
“Buka celana dalammu. Biar ku ****** kau di sini,” katanya kepada ibu mertuanya.
Kemudian, Roy berkata kepada bapak mertuanya.
“Suruh istrimu ini membuka celana dalamnya, biar ku****** di depanmu,” kata Roy.
Mendengar kedua orangtuanya dilecehkan, Emi ikut berdiri.
“Apa kau bilang, Roy?” Emi berteriak.
Baca Juga: Suruh Mertua Buka Celana Dalam, Oknum PNS Dipolisikan
Khawatir kondisi makin panas dan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, beberapa orang langsung menarik Roy keluar rumah.
Beberapa orang lainnya ikut menyusul Roy keluar rumah. Tak lama, Ketua STM bermarga Tarigan masuk kembali ke rumah. Disusul tulang Roy, dan marga Napitupulu.
Di dalam rumah, mereka bertanya kepada Emi tentang kondisi rumah tangga dirinya dan Roy selama ini.
Tak lama, Roy masuk kembali ke rumah. Dia langsung menuju kamar tidur, membuka lemari, dan mengambil baju-bajunya.



Discussion about this post