Berita Siantar News Corner
No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL
No Result
View All Result
Berita Siantar News Corner
  • SMSI
  • google news
  • danautoba.co.id
  • BERITA SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • BERITA PERISTIWA
Iklan
Beranda RAGAM LIFESTYLE
Toba Caldera World Music Festival 2019 Akan Mengisi Liburanmu

Toba Caldera World Music Festival 2019 Akan Mengisi Liburanmu

Editor: NEWSCORNER.ID
4 Juni 2019 | 16:14 WIB
in LIFESTYLE
0
Iklan
125
SHARES
15
VIEWS

Toba Caldera World Music Festival (TCWMF) 2019 kembali akan digelar pada tanggal 14-16 Juni 2019 mendatang, bertempat di lapangan terbuka bukit Singgolom desa Lintong Ni Huta kecamatan Tampahan Toba Samosir.

Kegiatan yang digagas oleh lembaga Rumah Musik Suarasama ini akan dilaksanakan secara bekerjasama dengan berbagai komunitas di kota Balige dan masyarakat kecamatan Tampahan Tobasa .

Tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan dan mempromosikan destinasi wisata Danau Toba kepada masyarakat di Sumatera Utara, Indonesia dan dunia lewat sebuah festival musik.

Irwansyah Harahap sebagai director of festival TCWMF menyatakan bahwa festival tahun ini merupakan sebuah tantangan yang baru.

“Kalau tahun lalu kami mengadakannya dalam format indoor di TB Silalahi Center selama satu hari saja, tahun ini kita mencoba melakukannya di lapangan terbuka (outdoor) selama tiga hari, dimana segala sesuatu menyangkut persiapan teknis maupun non teknis benar-benar dipersiapkan secara matang. Tak mudah memang, namun dengan keterlibatan berbagai pihak dalam penyelenggaraan festival ini membuat kita menjadi lebih optimis,” begitu komentarnya.

Tentang World Music

Tentang genre world music sendiri dijelaskan oleh Rithaony Hutajulu (co-director sekaligus manejer produksi TCWMF), “World music itu awalnya istilah yg dipakai dalam dunia ethnomusicology untuk menyebutkan musik-musik tradisi dari seluruh kebudayaan dunia (1980an).

Di akhir abad 20an istilah ini diadopsi oleh industri musik menjadi sebuah genre musik baru yg ada hubungannya dgn ekspresi musik tradisi dunia; misalnya pemusik pop/jazz berkolaborasi dgn para pemusik tradisi dari India, Timur Tengah, Afrika, Jawa, Bali dan lainnya.

Karya-karya world music umumnya mereprsentasikan musik-musik tradisi dunia yg sdh berakar di masyarakatnya (“roots music”) dan juga musik-musik baru yg memiliki unsur tradisi dunia–sering disebut ‘world fusion’, karena memfusikan beberapa unsur-unsur musik dari beberapa tradisi dunia. World music kemudian berkembang dan menjadi sangat popular dalam bentuk-bentuk festival di dunia.

Di Indonesia sendiri festival world music pertama pernah dibuat di Bali—Bali Wolrd Music Festival—pada tahun 2002, kemudiaan di ikuti beberapa kota-kota lain seperti, Bandung (Jabar), Pekanbaru (Riau), Sawahlunto dan Padang (Sumbar) dan Banda Aceh (NAD).

TCWMF 2019

TCWMF 2019 pada tahun ini didukung oleh berbagai lembaga, diantaranya Kementrian Pariwisata RI, Badan Otorita Pariwisata Danau Toba (BOPDT), Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF); Pemkab Toba Samosir; Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan; Kementrian Koperasi-UKM; dan beberapa lembaga lainnya. Sebagaimana yang dikatakan Basar Simanjuntak (Direktur Pemasaran BOPDT), “Kita sengaja memilih dan memproyeksikan tempat kegiatan festival ini yang hanya berjarak kurang lebih duapuluh lima menit dari Bandara Silangit dan kota Balige, agar para pengunjung dapat secara lebih mudah mengakses dan hadir meramaikan kegiatan festival. TCWMF 2019 ini merupakan bagian dari salah satu yang mengawali kalender event kepariwisataan di Danau Toba pada tahun ini. Festival ini diharapkan juga menjadi satu model pengembangan pariwisata berbasis kegiatan (event-based tourism development) yang berkelanjutan di Danau Toba, dan juga diharapkan dapat menjadi ajang berkumpulnya para komunitas world music dunia.”

Kegiatan tiga hari TCWMF 2019 akan diramaikan oleh beberapa kelompok musisi bergenre “world music” yang sudah tidak asing lagi di Indonesia dan sudah memiliki reputasi internasional diantaranya SUARASAMA (Irwansyah Harahap) dan Kua Etnika (Jaduk Ferianto); Mataniari (Toba roots music) feat “Si Raja Seruling” Marsius Sitohang. Disamping itu festival ini juga akan menghadirkan kelompok world/roots music dari luar negeri seperti FieldPlayers (Malaysia); Jade School Guzheng Ensemble feat Prof. Xiaoxin Xiao (China); Daniel Milan Cabrera-Deva Baumbach (Mexico).; Community Creative (UNP Padang); Communal Primitive (USU Medan); Ensamble Musik Univ HKBP Nomensen Medan; Ensambel Gendang Kampung (UNIMED Medan); dan beberapa talent lokal lainnya.

Disamping kegiatan pertunjukan musik, TCWMF 2019 juga akan diramaikan dengan berbagai eksibisi pameran, mulai dari kerajinan, kuliner, dan workshop tentang tenun dan world/roots music. “Di acara pembukaan TCWMF 2019 pada tanggal 14 Juni 2019 nanti akan disuguhkan satu pentas kolaborasi ‘Lintas Bunyi’ dari beberapa etnis, Toba-Simalungun-Nias, China, dan Pakpak, dan Mandailing; menggambarkan tema festival tahun ini, ‘Earth Vibaration.’ Di penutup acara hari ketiga tgl 16 Juni 2019 juga akan dihadirkan kolaborasi musik antar musisi,” demikian ditambahkan oleh Rithaony Hutajulu menambahkan.

Jangan lewatkan liburan anda bersama keluarga, teman dan kolega utk hadir turut meramaikan TCWMF 2019. Unang Lupa, jangan lupa, catat tanggalnya
don’t miss it, HORAS!!!

Discussion about this post

Berita Terbaru

NEWS

Bobby Bongkar Kelalaian Biro Kesra Abu Kosim, Pemprov Terpaksa Sewa Extra Flight

1 Juli 2026 | 18:20 WIB
NEWS

Budaya K3 Jadi Prioritas, Pelindo Regional 1 Gelar Pelatihan Safety Awareness

1 Juli 2026 | 17:06 WIB
NEWS

RSUD Tarutung Laksanakan Rapat Hasil Telusur Dokumen Akreditasi

30 Juni 2026 | 17:11 WIB
NEWS

Razia Narkoba di Kafe Kita Patumbak Berakhir Ricuh, Empat Orang Ditahan Diduga Provokasi dan Rusak Mobil Dinas

30 Juni 2026 | 15:46 WIB
NEWS

Jono Silalahi Nahkodai IPK Pematangsiantar, Fokus Restrukturisasi dan Pembenahan Organisasi

30 Juni 2026 | 14:25 WIB
MEDAN CORNER

Kapolrestabes Medan Cup Road to Kapolri Cup 2026 Jadi Wadah Lahirkan Atlet Esports Berprestasi

29 Juni 2026 | 17:02 WIB
NEWS

GEMES 2026 Kembali Disorot, Hamburkan Uang Rakyat Rp2,5 Miliar dan Minim Inovasi

28 Juni 2026 | 12:14 WIB
MEDAN CORNER

Polrestabes Medan Hadirkan Panggung bagi Musisi Jalanan di Hari Bhayangkara ke-80

27 Juni 2026 | 19:03 WIB
NEWS

Xtracare PLN UP3 Pematangsiantar Kembali Hadirkan Kepedulian, Salurkan 15 Paket Sembako kepada Masyarakat

27 Juni 2026 | 16:52 WIB
NEWS

Gebrakan Nyata Pemkab Taput: Kunker di Pangaribuan, Bupati JTP Hutabarat Salurkan Bantuan Masif dan Pastikan Perbaikan Infrastruktur 

27 Juni 2026 | 11:29 WIB
NEWS

Bupati Tapanuli Utara Lantik 23 Pejabat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara

26 Juni 2026 | 11:32 WIB
POLITIK

DPP GPM Desak Evaluasi Total Latsarmil Kopdes: Negara Tidak Boleh Terjebak Candu Militeristik

26 Juni 2026 | 10:28 WIB
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2026 Newscorner.id

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara penipu sport

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL

© 2026 Newscorner.id

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara penipu sport