Terkait beredar luasnya rekaman video yang menampilkan suasana di salah satu kamar warga binaan (Narapidana) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Pematangsiantar bikin heboh.
Dalam video berdurasi 1 menit ini memperlihatkan suasana beberapa warga binaan mengkonsumsi narkoba jenis sabu.
Kepala Lapas Kelas II A Pematangsiantar, Porman Siregar yang dihubungi Newscorner.id pada Senin (26/11) mengaku telah mendapatkan informasi tersebut dan telah memerintahkan anggotanya untuk lakukan razia.
“Saya lagi ikut pelatihan di Jakarta, saya sudah perintahkan anggota untuk melaksanakan razia segera,” ujarnya.
Selain itu ia pun merasa ada upaya-upaya menjatuhkannya sebagai Kalapas karena sejak awal ia mengusung program untuk membersihkan Lapas yang dipimpinnya dari peredaran dan penyalahgunaan narkoba.
” Ada, ada upaya menjatuhkan saya sebagai Kalapas. Dari awal saya sudah tegaskan akan membersihkan lapas dari narkoba,”ucapnya.
Porman Siregar yang baru saja dua bulan menjabat Kalapas kelas II A Pematangsiantar ini menyampaikan ada anggotanya yang melalukan penghianatan, sehingga narkoba bebas masuk.
“Sudah saya sampaikan. Jangan saudara jadi penghianat. Bahkan, pegawai baru saya sampaikan, kalau lihat narkoba di dalam Lapas silakan beritahu dan saya usulkan diberi penghargaan,” katanya.
Ia juga menyampaikan bahwa sebelumnya ia menggelar KKR di Lapas untuk mengajak warga binaan bertobat.
“Ingat kemarin kan, saya adakan KKR. Tujuannya untuk mengajak narapidana bertobat dan tidak mengulangi perbuatannya,” tambahnya.
Ia pun menyampaikan segera kembali dari pelatihan minggu depan dan akan menuntaskan kasus tersebut sampai ke akarnya. ” Saya kembali minggu depan, saya akan tuntaskan kaksus ini,” tegasnya.
Ia juga berjanji akan mengusut sampai tahap konspirasi yang ingin menjatuhkannya.
“Saya kan baru dua bulan bertugas. Salah satu program kerja saya yang sedang digalakkan adalah pemberantasan narkoba. Saya tidak akan menyerah dan akan meningkatkan pengawasan dan penindakan. Program saya pasti banyak yang tidak suka, baik itu bandar, pengguna maupun oknum petugas yang terlibat. Saya akan selidiki itu,” tegasnya. (Vay)




Discussion about this post