Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn menegaskan pentingnya pendidikan rohani bagi anak-anak sebagai investasi dalam membangun generasi penerus bangsa yang beriman, berintegritas, dan peduli terhadap sesama.
Hal tersebut disampaikan Wesly saat menghadiri Pesta Paduan Suara (Pesparawi) Sekolah Minggu Sinode Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Tahun 2026 yang digelar di Balai Bolon GKPS, Jalan Pdt J Wismar Saragih Kelurahan Bane Kecamatan Siantar Utara, Minggu (05/07/2026).
Dalam sambutannya, Wesly menyampaikan apresiasi kepada Sinode GKPS dan seluruh panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan pembinaan iman bagi anak-anak Sekolah Minggu tersebut.
Menurutnya, Pesparawi bukan sekadar ajang perlombaan untuk mengejar kemenangan, tetapi menjadi wadah pembentukan karakter, pengembangan bakat, serta memperkuat nilai-nilai spiritual sejak usia dini.
“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Investasi terbaik yang dapat diberikan kepada mereka bukan hanya pendidikan akademik, tetapi juga pendidikan rohani yang kuat,” ujar Wesly.
Ia berharap melalui kegiatan Pesparawi tersebut lahir generasi muda Kristen yang mampu menghidupkan nilai kasih, persaudaraan, toleransi, dan semangat pelayanan di tengah masyarakat.
“Jadikan perlombaan ini sebagai sarana mempererat persaudaraan, bukan semata-mata untuk meraih kemenangan,” pesan Wesly.
Wesly menambahkan, nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan Kota Pematangsiantar yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras.
Sebelumnya, Ketua Umum Panitia Pesparawi Sekolah Minggu Sinode GKPS Tahun 2026 Mangapul Purba SE MIKom mengucapkan terima kasih atas dukungan berbagai pihak, khususnya Pemko Pematangsiantar dan Pemkab Simalungun sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.
Mangapul menegaskan, esensi utama Pesparawi bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, melainkan bagaimana kegiatan tersebut mampu membawa Sekolah Minggu GKPS semakin berkembang dalam pelayanan.
“Yang paling utama bukan siapa yang juara, tetapi bagaimana Sekolah Minggu GKPS menjadi lebih baik dari sekarang hingga ke depan,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Pesparawi Sekolah Minggu Sinode GKPS Tahun 2026 St Edmond Novvery Purba menjelaskan, kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari dengan tiga kategori perlombaan, yakni Vocal Group, Bible Story Telling, dan Koor.
Untuk kategori Vocal Group dan Bible Story Telling telah dilaksanakan sebelumnya, sedangkan kategori koor diikuti peserta dari 12 distrik GKPS dengan penilaian untuk menentukan juara 1 hingga 3.
“Tujuan kegiatan ini untuk mempersiapkan anak Sekolah Minggu sebagai Tubuh Kristus yang mampu menjalankan tri tugas panggilan gereja,” jelas Edmond.
Ephorus GKPS Pdt John Cristian Saragih STh MTh juga menyampaikan dukungan dan doa agar anak-anak Sekolah Minggu GKPS terus bertumbuh menjadi pribadi yang membawa berkat.
“Jadilah anak Tuhan yang baik, yang senantiasa menjadi berkat di manapun berada,” pesannya.
Pembukaan Pesparawi ditandai dengan pemukulan tagading oleh Wali Kota Wesly Silalahi bersama Ephorus GKPS Pdt John Cristian Saragih, Ketua Umum Panitia Mangapul Purba, Ketua Panitia Pelaksana St Edmond Novvery Purba, Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Koperasi Kementerian Koperasi RI Hendra Saragih, serta Sekda Kabupaten Simalungun Mixnon Andreas Simamora SIP MSi.
Turut hadir Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar Ny Liswati Wesly Silalahi, Sekda Kota Pematangsiantar Junaedi Antonius Sitanggang SSTP MSi, perwakilan Forkopimda, para asisten, staf ahli, pimpinan OPD, camat, serta undangan lainnya.
Melalui Pesparawi Sekolah Minggu GKPS Tahun 2026, diharapkan semakin tumbuh generasi muda yang memiliki iman kuat, karakter baik, serta mampu menjadi pembawa damai di tengah kehidupan masyarakat.

