Komitmen Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn dalam menjaga kerukunan dan memperkuat kehidupan keagamaan di Kota Pematangsiantar kembali terlihat melalui pertemuan hangat bersama Pengurus Pusat Gereja Pentakosta Indonesia (GPI). Pertemuan yang berlangsung di rumah dinas wali kota, Jalan MH Sitorus, Kecamatan Siantar Barat, Senin (08/06/2026) malam itu menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus membangun sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga keagamaan.
Dalam suasana penuh keakraban, Wesly menerima langsung rombongan Pengurus Pusat GPI yang di antaranya dihadiri Anggota Komisi X DPR RI Sabam Sinaga serta Sekretaris Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Pematangsiantar, Pdt Dr Ardenias Tarigan.
Turut mendampingi Wesly dalam pertemuan tersebut, Sekretaris Daerah Junaedi Antonius Sitanggang SSTP MSi, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Johannes Sihombing SSTP MSi, serta Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setdako Fidelis Edy Suranta Sembiring SSTP MSi.
Dalam diskusi tersebut, Pengurus Pusat GPI menyampaikan rencana pelaksanaan Penutupan Sinode Besar Gereja Pentakosta Indonesia yang dijadwalkan berlangsung pada 3 Juli 2026 mendatang di Kota Pematangsiantar dan akan dihadiri ribuan jemaat dari berbagai daerah.
Menanggapi hal itu, Wesly menyampaikan apresiasi atas kehadiran pengurus GPI sekaligus menegaskan bahwa Pemerintah Kota Pematangsiantar selalu membuka ruang kolaborasi dengan seluruh organisasi keagamaan dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.
“Saya menyambut baik kehadiran pengurus GPI. Terlebih nuansa Kota Pematangsiantar selama ini menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi dan religiusitas yang menjadi kekuatan utama daerah kita,” ujar Wesly.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Pematangsiantar senantiasa memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan keagamaan yang bertujuan memperkuat persatuan, mempererat kebersamaan, dan meningkatkan kualitas kehidupan spiritual masyarakat.
“Pemerintah Kota Pematangsiantar mendukung penuh seluruh kegiatan keagamaan, termasuk kegiatan-kegiatan keumatan yang dilaksanakan oleh Gereja Pentakosta Indonesia. Kami juga akan menjadwalkan kehadiran pada acara Penutupan Sinode Besar GPI nanti,” katanya.
Menurut Wesly, keberagaman yang hidup dan tumbuh di Kota Pematangsiantar harus terus dijaga sebagai modal penting dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Karena itu, komunikasi dan kolaborasi dengan seluruh elemen keagamaan perlu terus diperkuat.
Sementara itu, Anggota Komisi X DPR RI Sabam Sinaga menyampaikan bahwa Gereja Pentakosta Indonesia yang berpusat di Kota Pematangsiantar akan menggelar Penutupan Sinode Besar GPI di Gedung Rajawali Pematangsiantar dengan menghadirkan ribuan jemaat dari berbagai wilayah.
Sabam mengapresiasi sambutan hangat yang diberikan Wali Kota Wesly Silalahi dan berharap sinergi antara pemerintah daerah dan GPI dapat terus berkembang.
“Kami berharap kolaborasi ini semakin meningkat. Terima kasih atas sambutan hangat Bapak Wali Kota. Program-program keumatan yang kami jalankan akan terus diselaraskan dengan program pembangunan dan visi Kota Pematangsiantar,” ujarnya.
Ia juga berharap Wesly Silalahi dapat hadir secara langsung pada acara penutupan Sinode Besar GPI untuk menyapa dan memberikan motivasi kepada ribuan jemaat yang akan hadir.
Pertemuan tersebut menjadi bukti nyata komitmen Wesly Silalahi dalam merawat keberagaman serta memperkuat hubungan harmonis antarumat beragama. Di bawah kepemimpinannya, Kota Pematangsiantar terus menunjukkan diri sebagai kota yang menjunjung tinggi toleransi, persaudaraan, dan kebersamaan dalam keberagaman.



