Dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan kembali diwujudkan melalui pendampingan langsung kepada petani. Bhabinkamtibmas AIPTU Januar Butar Butar mendampingi petani binaan menjual hasil panen jagung ke Gudang Bulog Cabang Pematangsiantar, Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 10.20 WIB.
Petani binaan bernama Asri Butar Butar membawa hasil panen sebanyak 2.500 kilogram atau 2,5 ton, yang dikemas dalam 50 goni, untuk dijual langsung ke Gudang Bulog Cabang Pematangsiantar di Jalan Darussalam, Kelurahan Pondok Sayur, Kecamatan Siantar Martoba.
Jagung tersebut memiliki kadar air 12,6 persen dan diterima dengan harga Rp6.400 per kilogram. Dengan demikian, hasil penjualan 2,5 ton jagung tersebut mencapai sekitar Rp16 juta.
Kapolsek Siantar Martoba AKP Martua Manik, SH, MH mengatakan, pendampingan yang dilakukan Bhabinkamtibmas merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah, khususnya di sektor ketahanan pangan.
Menurutnya, kehadiran polisi dalam proses pemasaran hasil pertanian diharapkan memberikan rasa aman sekaligus membantu memperkuat hubungan antara petani dengan pemerintah dalam mendukung penyerapan hasil panen.
“Kegiatan pendampingan ini merupakan bentuk komitmen Polri, khususnya Polres Pematangsiantar dan Polsek Siantar Martoba, dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan, khususnya komoditas jagung,” ujar AKP Martua.
Selain mendukung program ketahanan pangan, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kehadiran personel di tengah-tengah warga.
Dari lahan hingga Bulog, Polri ikut mengawal hasil kerja keras petani—2,5 ton jagung terserap, petani mendapat kepastian pasar, ketahanan pangan pun semakin diperkuat.



