Bank Sumut Cabang Pematangsiantar bersama PD Pasar Horas Jaya resmi meluncurkan pembayaran retribusi pasar menggunakan QRIS di Gedung IV Pasar Horas, Jalan Merdeka, Pematangsiantar, Jumat (8/5/2026).
Peluncuran ini menjadi tonggak penting transformasi digital di pasar tradisional sekaligus mendukung percepatan dan perluasan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) di Kota Pematangsiantar.
Pimpinan Bank Sumut Cabang Pematangsiantar, Subhan Pardosi, menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung digitalisasi pasar tradisional.
Saat ini, enam petugas penagih retribusi PD Pasar Horas Jaya telah didaftarkan sebagai merchant QRIS Bank Sumut. Mereka akan melayani sekitar 600 pedagang di Gedung III Pasar Horas.
Tak hanya itu, Bank Sumut menargetkan akuisisi QRIS kepada sekitar 6.328 pedagang di bawah pengelolaan PD Pasar Horas Jaya.
“Ini adalah upaya nyata untuk memperluas ekosistem transaksi digital di pasar tradisional dan meningkatkan inklusi keuangan masyarakat,” kata Subhan.
Dukungan pembiayaan ini diharapkan membantu pedagang memperkuat modal usaha sekaligus mempercepat pertumbuhan UMKM di Kota Pematangsiantar
Pasar Horas Jaya Menuju Pasar Modern dan Tertib
Direktur Utama PD Pasar Horas Jaya, Bolmen Silalahi, menyambut baik kolaborasi dengan Bank Sumut yang dinilai akan membawa Pasar Horas menjadi lebih tertib, modern, dan profesional.
Digitalisasi retribusi melalui QRIS tidak hanya memudahkan pembayaran, tetapi juga meningkatkan akurasi data pedagang dan memperkuat pengelolaan keuangan perusahaan daerah.

Dengan sinergi antara Pemerintah Kota Pematangsiantar, Bank Indonesia, Bank Sumut, dan PD Pasar Horas Jaya, Pasar Horas kini melangkah menuju era baru: pasar tradisional yang lebih modern, transparan, dan ramah digital.
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan Happy Oikumenis Daely mengatakan sistem pembayaran non-tunai akan membuat proses pembayaran retribusi lebih mudah, cepat, aman, dan transparan.
“Dengan QRIS, pedagang dapat bertransaksi dengan tenang karena seluruh pembayaran tercatat dengan jelas. Ini menjadi langkah penting untuk menciptakan tata kelola keuangan yang lebih akuntabel serta mencegah kebocoran pendapatan,” ujarnya.
KUR Bank Sumut Tembus Rp3 Miliar
Dalam kesempatan yang sama, Bank Sumut juga menyerahkan plang usaha kepada pedagang penerima Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Hingga saat ini, realisasi penyaluran KUR Bank Sumut di kalangan pedagang Pasar Horas telah mencapai Rp3,086 miliar kepada 36 pelaku usaha.
Dukungan pembiayaan ini diharapkan membantu pedagang memperkuat modal usaha sekaligus mempercepat pertumbuhan UMKM di Kota Pematangsiantar.



