Sinergi dan kekompakan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Medan kembali terlihat dalam aksi nyata menjelang pelaksanaan ASEAN U-19 Boys Bank Sumut Championship 2026 atau Piala AFF U-19 2026. Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Kapolrestabes Medan Jean Calvijn Simanjuntak dan Dandim 0201/Medan Delli Yudha Adi Nurcahyo turun langsung memimpin gotong royong massal di Stadion Teladan, Sabtu (23/5/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut berlangsung di Stadion Teladan Medan, Jalan G.M Panggabean, Kelurahan Teladan Barat, Kecamatan Medan Kota, wilayah hukum Polrestabes Medan.
Gotong royong massal itu melibatkan unsur Pemerintah Kota Medan, personel Polrestabes Medan, Kodim 0201/Medan, para camat, lurah, kepala lingkungan, hingga petugas PPPSU se-Kota Medan. Seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti apel bersama sebelum menyebar membersihkan area stadion.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Kabag Ops Polrestabes Medan AKBP Dhana Noer Kurniawan, Kasat Samapta Polrestabes Medan AKBP Hendrianto, Ps Kasat Intelkam Polrestabes Medan Kompol Lengkap Suherman Siregar, Wakasat Lantas Polrestabes Medan AKP Natanail Surbakti, Kapolsek Medan Kota AKP Feriawan, serta Danramil Medan Kota Mayor Inf Marlon Marbun.
Suasana kebersamaan tampak begitu kuat saat Wali Kota Medan, Kapolrestabes Medan, dan Dandim 0201/Medan membaur tanpa sekat bersama peserta gotong royong. Ketiganya tidak hanya hadir secara simbolis, namun ikut turun tangan membersihkan sisa material bangunan dan sampah konstruksi di sejumlah titik stadion.
Selain melakukan pembersihan, Forkopimda Kota Medan juga meninjau langsung sejumlah fasilitas utama stadion guna memastikan kesiapan venue menjelang proses verifikasi penyelenggara turnamen AFF U-19 2026.
Wali Kota Medan Rico Waas mengatakan, keterlibatan langsung unsur TNI dan Polri menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga marwah Kota Medan sebagai tuan rumah ajang sepak bola internasional tingkat Asia Tenggara tersebut.
“Hari ini luar biasa sekali, kebetulan Pak Kapolrestabes dan Pak Dandim juga hadir langsung bersama kita. Kami sudah sepakat dan satu suara bahwasanya kami akan berkoordinasi secara sangat intens demi mengawal perhelatan ini,” ujar Rico Waas.
Menurut Rico Waas, posisi Stadion Teladan yang berada di pusat Kota Medan membuat aspek pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas menjadi perhatian serius seluruh pihak. Karena itu, koordinasi lintas sektor dinilai sangat penting demi memastikan kelancaran seluruh rangkaian kegiatan turnamen.
“Ini area pusat kota, jadi pengamanan dan pengaturan traffic harus benar-benar matang. Karena kedekatan koordinasi kami yang sudah berjalan baik selama ini, hari Senin besok kami akan langsung menggelar rapat khusus untuk mengeksekusi skema pengamanan dan rekayasa lalu lintas tersebut secara bersama-sama,” katanya.
Selain pengamanan dan rekayasa lalu lintas, Pemko Medan bersama jajaran TNI dan Polri juga memastikan kesiapan fasilitas pendukung lainnya, termasuk pasokan listrik cadangan guna mengantisipasi kendala teknis selama pertandingan berlangsung.
Rico Waas menambahkan, pembangunan Stadion Teladan diharapkan menjadi salah satu ikon baru Kota Medan ke depan.
“Stadion Teladan ini akan menjadi lapangan termegah dan salah satu ikon Kota Medan ke depannya. Mari kita jaga mulai dari kebersihan hingga fasilitas yang ada,” pungkasnya.
Melalui gotong royong massal tersebut, Pemerintah Kota Medan bersama unsur TNI dan Polri optimistis Stadion Teladan dapat segera rampung dan siap digunakan



