Demam final Piala Dunia 2026 menyatukan ratusan warga Kota Pematangsiantar. Di tengah riuhnya dukungan terhadap tim kesayangan, Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak, S.H., S.I.K., M.H. turut larut dalam suasana dengan menghadiri nonton bareng (nobar) bersama masyarakat di Lapangan Haji Adam Malik, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat.
Nobar digelar pada dini hari, Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 02.00 WIB, dalam rangka menyaksikan partai puncak Piala Dunia 2026 antara Spanyol kontra Argentina.
Kehadiran Kapolres menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan Polri dengan masyarakat sekaligus memastikan kegiatan yang mengumpulkan massa dalam jumlah besar berlangsung aman dan tertib.
Tidak sendiri, Kapolres Pematangsiantar hadir bersama sejumlah unsur pimpinan daerah dan tokoh masyarakat, di antaranya Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf. Agus Muchtadi Rangkuti, S.E., M.I.P., Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., Ketua Kadin Kota Pematangsiantar Gabriel Karel Pandiangan, serta Ketua KONI Kota Pematangsiantar Riau Alexander Siahaan.
Kegiatan nobar tersebut diselenggarakan KONI Kota Pematangsiantar bersama Kadin Kota Pematangsiantar berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Pematangsiantar, Korem 022/Pantai Timur, Kodim 0207/Simalungun dan Polres Pematangsiantar.
Sekitar 450 masyarakat memadati Lapangan Haji Adam Malik untuk menyaksikan pertandingan yang disiarkan langsung melalui TVRI Sport.
Sorak-sorai dan antusiasme penonton mewarnai jalannya pertandingan. Pertandingan final akhirnya dimenangkan Spanyol dengan skor 1-0 atas Argentina.
Namun, bagi Polres Pematangsiantar, memastikan masyarakat dapat menikmati pertandingan dengan aman menjadi bagian penting dari kegiatan tersebut.
Kapolres Pematangsiantar mengerahkan personel untuk melakukan monitoring dan pengamanan di sejumlah lokasi lain yang juga menggelar nobar final Piala Dunia 2026.
Di De Java Coffee Shop, Jalan Sudirman, tercatat sekitar 170 penonton dengan pengamanan delapan personel.
Sementara di Dano Foodcourt, Jalan Diponegoro, terdapat sekitar 60 penonton dengan enam personel pengamanan. Kemudian Warkop Nainggolan di Jalan Gereja diikuti sekitar 200 penonton dengan enam personel pengamanan.
Adapun Warkop Agam di Jalan Sutomo menjadi lokasi lain yang cukup ramai dengan sekitar 250 penonton dan mendapat pengamanan enam personel.
Dengan demikian, pengamanan tidak hanya dipusatkan di satu lokasi, tetapi juga dilakukan di sejumlah titik tempat masyarakat berkumpul menyaksikan pertandingan.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan memastikan kegiatan nobar berlangsung aman, tertib serta tidak mengganggu ketertiban umum.
Sekitar pukul 05.25 WIB, seluruh rangkaian nobar di wilayah hukum Polres Pematangsiantar selesai dilaksanakan. Secara umum, situasi selama kegiatan berlangsung dalam keadaan aman dan kondusif.
Pengamanan kegiatan dilaksanakan personel Polres Pematangsiantar berdasarkan Surat Perintah Nomor: Sprin/647/VII/PAM.3.3./2026 tanggal 15 Juli 2026.
Kehadiran langsung Kapolres Pematangsiantar di tengah masyarakat menjadi gambaran bahwa pengamanan bukan sekadar tugas formal. Di tengah euforia olahraga, Polri hadir bersama masyarakat—menjaga keamanan sekaligus membangun kedekatan dan kebersamaan.


