Keselamatan berlalu lintas tidak hanya menjadi tanggung jawab polisi. Para pelajar pun didorong mengambil peran sejak dini. Hal tersebut dilakukan Satlantas Polres Pematangsiantar melalui Unit Kamsel dengan membina dan mengawasi siswa-siswi Patroli Keamanan Sekolah (PKS) Junior di lingkungan SMP/SMA Yayasan Methodist.
Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan Jalan Pane, Simpang Jalan Vihara, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar, Senin (20/7/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.
Kasat Lantas Polres Pematangsiantar AKP Friska Susana, S.H., mengatakan pengawasan dilakukan saat para siswa-siswi PKS turun langsung ke jalan membantu pengaturan lalu lintas di sekitar lingkungan sekolah.
Para pelajar tersebut tidak hanya diarahkan untuk membantu kelancaran arus kendaraan, tetapi juga mendapatkan pembinaan langsung dari personel Unit Kamsel mengenai pentingnya disiplin dan keselamatan dalam berlalu lintas.
Dalam kegiatan tersebut, personel memberikan arahan serta edukasi agar anggota PKS mampu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas sekaligus menjadi contoh positif bagi teman-temannya maupun masyarakat di sekitar sekolah.
Para siswa PKS juga turut membantu menyeberangkan pelajar dan masyarakat yang berada di sekitar kawasan sekolah, terutama saat arus lalu lintas mengalami peningkatan pada jam masuk sekolah.
Tak hanya itu, personel Satlantas memberikan penekanan mengenai berbagai perilaku berbahaya yang harus dihindari saat menggunakan kendaraan maupun angkutan umum.
Para anggota PKS diarahkan untuk mengingatkan teman-temannya agar tidak duduk di atas kap mobil ataupun bergelantungan di pintu kendaraan angkutan umum.
Perilaku tersebut dinilai sangat berbahaya karena dapat menyebabkan penumpang terjatuh dan berpotensi mengancam keselamatan jiwa.
“Dengan kegiatan ini tersampaikannya imbauan tertib berlalu lintas kepada siswa-siswi PKS, sehingga terciptanya Kamseltibcar Lantas di wilayah hukum Polres Pematangsiantar dan dapat membantu Polri dalam pengaturan arus lalu lintas, khususnya pada saat jam-jam padat pagi maupun siang,” ujar AKP Friska.
Melalui pembinaan tersebut, Satlantas Polres Pematangsiantar tidak hanya mengatur lalu lintas, tetapi juga menanamkan budaya keselamatan sejak lingkungan sekolah.
Para pelajar diharapkan mampu menjadi mata rantai edukasi keselamatan, dimulai dari dirinya sendiri, kemudian mengajak teman sebaya hingga masyarakat untuk semakin disiplin dan sadar akan pentingnya keselamatan di jalan raya.
Dari lingkungan sekolah, kesadaran berlalu lintas ditanamkan. Dari tangan para pelajar, budaya keselamatan diharapkan tumbuh dan menyebar di tengah masyarakat.

