Kecelakaan lalu lintas nyaris menimpa pengendara di perlintasan Kereta Api, Jalan Cokro Aminoto, Pematangsiantar Sumatera Utara pada Sabtu (22/12) sekitar pukul 3.00 WIB.
Satu unit mobil penumpang nyaris menjadi korban, atas kelalaian petugas jaga di perlintasan kereta api tersebut.
Seharusnya sebelum kereta api melintas, petugas sudah menurunkan palang penghalang jalan.
Selain palang pembatas yang tak diturunkan, kereta api yang melintas pun tak membunyikan klaksonnya. Namun beruntung peristiwa tersebut tak menelan korban.

Sesaat setelah kereta api melintas, Petugas yang mengaku bernama Reza(20) warga Sei Rampah yang didatangi Newscorner.id di pos penjagaan masih belum sadar betul dari tidurnya.
Ketika ditanyai, ianya mengaku ketiduran dan biasanya menjaga perlintasan itu secara bergantian.
“Ketiduran bang, kawan pun gak ada miskol tadi,” ujarnya.
Ia pun mengaku biasanya setiap malam ada empat kali kereta api melintas di sana.
Kelalaian petugas tersebut dapat menimbulkan bahaya bagi orang lain. Pada jam-jam tersebut, sejumlah warga sudah lumayan ramai melintas. Biasanya mereka membawa barang dagangan atau berbelanja ke Pasar Dwikora, Parluasan. Belum lagi lokasi tersebut di kawasan yang tak jauh dari kota.

Informasi yang dihimpun dari sejumlah warga yang berdagang tak jauh dari perlintasan, peristiwa sejenis sudah beberapa kali terjadi.
“Uda ada beberapa kali lah bang petugas lalai tak menurunkan nengnong (palang), makanya tadi aku terus lari keluar. Biasanya kalau diturunkan, bunyi nengnongnya pas turun palang,” terang warga tersebut.(vay)




Discussion about this post