Ariesto Sihombing (33) warga Jalan Permata Biru, Kelurahan Bah Kapul, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, tewas seketika setelah sepedamotor Honda Vario yang dikendarainya ditabrak angkutan umum minibus Parisma. Kecelakaan lalu-lintas (lakalantas) maut itu terjadi di Jalan Lintas Pematangsiantar-Medan, tepatnya di Nagori Bah Batu Silangit, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, Jumat (2/8) sekitar pukul 23.30 WIB.
Informasi dari Unit Laka Satlantas Polres Simalungun, malam itu minibus Parisma BK 1252 UA datang dari arah Kota Pematangsiantar menuju Medan. Diduga, angkutan umum tersebut melaju dengan kecepatan tinggi, dan hendak mendahului kendaraan di depannya.
Namun, belum sempat mendahului, pengemudi Parisma keburu menabrak sepedamotor Honda Vario BK 2582 TAA yang dikendarai Ariesto, yang datang dari arah berlawanan.
Akibatnya, korban bersama sepedamotornya terhempas ke badan jalan yang menyebabkan korban tewas di lokasi kejadian. Sementara itu, supir Parisma langsung melarikan diri.
Kanit Laka Satlantas Polres Simalungun Iptu Amir Mahmud membenarkan adanya lakalantas tersebut. Masih menurut Amir, pihak kepolisian masih terus mengejar supir Parisma.
“Setelah mendapat informasi, petugas piket langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. Juga meminta keterangan dari sejumlah saksi. Sedangkan supir angkutan umum Parisma melarikan diri usai kejadian. Kita juga telah melakukan pengejaran terhadap supir angkutan tersebut,” tukas Amir. (*)




Discussion about this post